Kemenag Kabupaten Sumedang Benarkan Salah Satu ASN-nya Langgar Netralitas, Tak Dihukum?

Dadang terbukti membagikan bahan kampanye berbentuk gambar di media sosial, yang mana mengajak untuk memilih salah satu pasangan caleg.

Kemenag Kabupaten Sumedang Benarkan Salah Satu ASN-nya Langgar Netralitas, Tak Dihukum?
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Sumedang, Mamun. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pihak Seksi Bimas Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang, membenarkan, Dadang Nurholis (49), seorang pegawai penyuluh agama Kemenag yang bertugas di Kecamatan Cimalaka, kedapatan tidak netral dalam pemilu.

Diberitakan sebelumnya, salah satu ASN di Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang, terbukti melanggar netralitas, karena mendukung salah satu calon anggota legislatif.

ASN yang terbukti melakukan pelanggaran netralitas tersebut, yakni Dadang Nurholis (49), penyuluh agama di Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, yang dibawahi Seksi Bimas Islam Kemenag.


Dadang terbukti membagikan bahan kampanye berbentuk gambar di media sosial, yang mana mengajak untuk memilih salah satu pasangan calon anggota legislatif DPR RI daerah pemilihan Sumedang, Majalengka, dan Subang.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Sumedang, Mamun, mengatakan, terkait laporan tersebut, pihaknya belum menerima laporan baik dari Bawaslu atau pun Komisi ASN.

"Baru tahu kabar dari mulut ke mulut saja, kalau beliau menyebarkan gambar salah satu pasangan calon. Beliau juga masih bekerja seperti biasa," kata Mamun di Kantor Kemenag Kabupaten Sumedang, Jalan Kutamaya, Jumat (25/1/2019).

Pihaknya pun mengimbau, kepada seluruh ASN di Kemenag Kabupaten Sumedang, untuk tidak mengajak atau mengkampanyekan salah satu calon legislatif atau presiden, baik dari mulut ke mulut atau media sosial.

Mau Coba Kuliner Sang Pisang Punyanya Kaesang Pangarep di Bandung? Yuk Datang Sabtu Ini !

"Kepada seluruh pegawai harus hati-hati, apalagi masalah seperti pasti hangat," katanya.

Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumedang, Ade Sunarya, menyebutkan, dari hasil pemeriksaan oleh Bawaslu, Dadang terbukti melakukan pelanggaran netralitas.

Berdasarkan keterangan dari tim ahli Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pihak terkait, Dadang melanggar Undang-undang (UU) ASN nomor 5 tahun 2014 tentang netralitas, yang mana seharusnya ASN bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan partai politik.

"Pelanggaran tersebut diketahui pada 3 Januari 2019, berdasarkan nomor temuan : 001/TM/PL/kab/13.25/I/2019 tanggal 3 Januari 2019," kata Ade saat ditemui di Kantor Bawaslu Sumedang, Jalan Raden Suyud, Kabupaten Sumedang, Jumat (25/1/2019).

Live Streaming Kompas TV- 7 Wakil Indonesia Berjuang ke Semifinal Indonesia Masters 2019

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved