Breaking News:

Walhi Jabar Menilai Aktivitas Galian Pasir Ilegal di Tasikmalaya Sebagai Tindak Pidana

Maraknya tambang pasir tanpa izin di Kota Tasikmalaya dipandang Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat sebagai tindak pidana.

TRIBUN JABAR/ISEP HERI HERDIANSAH
Satu di antara lokasi penggalian pasir yang ada di Kota Tasikmalaya, Kamis (17/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Maraknya tambang pasir tanpa izin di Kota Tasikmalaya dipandang Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat sebagai tindak pidana.

Ketua Walhi Jawa Barat, Dadan Ramdan Hardja mengatakan aktivitas tambang pasir di Tasikmalaya merupakan tindak pidana yang secara terang-terangan dan terkesan ada pembiaran selama berpuluh-puluh tahun.

Dia memandang aktivitas tambang pasir yang terjadi tidak sesuai dengan peraturan tata ruang pemerintah daerah.

Terlebih dari beberapa penambang banyak di antaranya merupakan aktivitas tambang pasir yang tak berizin.

"Jangankan tanpa IUP (izin usaha pertambangan), perusahaan atau perorangan penambang pasir yang berizin pun jelas tidak sesuai dengan tata ruang pemerintah daerah. Jadi itu sudah murni pidana," jelasnya saat dihubungi, Selasa (22/1/2019) kemarin.

Menurutnya, selama ini tidak ada tindakan yang membuat efek jera sehingga aktivitas tambang pasir di Tasikmalaya merajalela.

Dari segi kerusakan lingkungan, dikatakan Dadan aktivitas tambang pasir jelas sangat merugikan.

"Hal itu membuat bukit hilang, rusaknya lingkungan, hilangnya sumber air dan berakibat fatal terhadap bencana kekeringan yang dirasakan warga sekitar," tuturnya.

Dadan memandang perlu adanya perubahan tata ruang di pemerintah daerah Tasikmalaya.

"Perlu adanya keseriusan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah untuk menertibkan ini, dampaknya sudah jelas jika dari kerusakan lingkungan," ujar dia.

Dadan menambahkan, perlu ada tindakan penegakan hukum terhadap pidana yang jelas dilakukan dan pastinya menimbulkan efek jera pada para pelaku.

Keluarkan Izin, DLH Akui Ada Dampak Negatif dan Potensi Longsor Pembangunan Griya Asri Cireundeu

Ribuan Eksemplar Tabloid Indonesia Barokah Tersebar di Tasikmalaya, Warga Resah karena Enggak Pesan


Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved