Cirebon Power Secepatnya Buka Angkatan Kedua Kelas Vokasi Ketenagalistrikan

Cirebon Power bakal membuka kelas baru untuk program Vokasi Ketenagalistrikan. Program pertama kelas tersebut resmi ditutup dan meluluskan 19 peserta

Cirebon Power Secepatnya Buka Angkatan Kedua Kelas Vokasi Ketenagalistrikan
Tribun Jabar/ Ahmad Imam Baehaqi
Para peserta Kelas Vokasi Ketenagalistrikan bersama jajaran Cirebon Power, KOMIPO, dan Kemenperin RI dalam upacara kelulusan siswa Vokasi Ketenagalistrikan Cirebon Power, di Pusat Vokasi Cirebon Power, Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Cirebon Power bakal membuka kelas baru untuk program Vokasi Ketenagalistrikan.

Program pertama kelas tersebut resmi ditutup dan meluluskan 19 peserta.

Bahkan, mereka juga telah mendapat sertifikasi operasional dan pemeliharaan pembangkit listrik batubara bersih.


Presiden Direktur Cirebon Power, Heru Dewanto, memastikan akan membuka seleksi bagi angkatan kedua secepatnya di tahun ini.

"Ini kan selesai kami evaluasi dulu, baru pembukaan seleksi lagi," kata Heru Dewanto saat ditemui usai upacara kelulusan siswa Vokasi Ketenagalistrikan Cirebon Power, di Pusat Vokasi Cirebon Power, Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/1/2019).

Ia mengatakan, seleksi itu akan menyasar sejumlah SMK di wilayah Cirebon.

Pihaknya akan mengundang para lulusan terbaik dari SMK itu untuk mengikuti seleksi.

Selanjutnya mereka akan disaring dan akan diambil 20 orang untuk mengikuti kelas vokasi itu.

Selama Dipenjara di Mako Brimob, Ahok Ternyata Punya Band Bernama BTP, Dia Jadi Vokalis

"Program vokasi ini terdiri dari 200 jam belajar yang dibimbing instruktur dari Politeknik Manufaktur Bandung, dan tenaga ahli dari Korea," ujar Heru Dewanto.

Menurut dia, para siswa juga telah menjalani 4800 jam kerja praktik atau on job training di pembangkit Cirebon Power.

Heru mengatakan, di akhir program para peserta kelas vokasi itu mengikuti uji kompetensi yang dilakukan Ikatan Ahli Teknik Ketenalistrikan Indonesia (IATKI).

"Lulusan vokasi ini mengantungi sertifikat kompetensi dari Kementrian ESDM, sehingga memenuhi kualifikasi untuk bekerja di pembangkit listrik manapun, apalagi keahlian mereka sangat langka dan spesifik," kata Heru Dewanto.

Kini di Sawunggaling Tamansari Bandung Ada One Stop Shopping Roti dan Kopi, Yuk Merapat

Bandara Damaskus Diserang Israel, Suriah Ancam Serang Bandara di Tel Aviv

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved