Satu Pekan Pascabanjir, Jalan di Rancaekek Masih Tertutup Lumpur

Satu pekan pascabanjir yang melanda sebagian wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, ruas Jalan di Kampung Kaum

Satu Pekan Pascabanjir, Jalan di Rancaekek Masih Tertutup Lumpur
tribunjabar/hakim baihaqi
Sepekan pascabanjir lumpur masih menutupi jalan di Rancaekek 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satu pekan pascabanjir yang melanda sebagian wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, ruas Jalan di Kampung Kaum, Desa Bojongloa, masih tertutupi lumpur dari Sungai Cikeruh.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, Senin (21/1/2019), banjir tersebut menyisakan lumpur setebal dua centimeter di badan jalan, sedangkan di bahu jalan hingga 50 centimeter.

Akibatnya, ketika tengah melintas di kampung tersebut, warga terpaksa harus berjalan di atas pembatas jalan untuk menghindari genangan lumpur yang menutupi hampir seluruh ruas jalan.

Tak hanya itu, beberapa kendaraan yang melintas pun harus menurunkan laju kecepatan, hal tersebut untuk menghindari terjadinya kecelakaan akibatnya tergelincir karena jalan licin berlumpur.

Warga Kampung Kaum, Yani (54), mengatakan, banjir yang terjadi pada pekan lalu, Minggu (13/1/2019), memiliki ketinggian hingga satu meter, bahkan hingga merendam beberapa rumah warga di Kampung Kaum.

Dishub Kabupaten Cirebon Anggarkan 1.700 Titik PJU Tahun Ini, Kebutuhan Per Tahun 3.000 Titik

"Banjir Minggu kemarin sangat besar, terus datangnya pada malam hari," kata Yani di Kampung Kaum, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Senin (21/1/2019).

Warga pun mengeluhkan, akibat lumpur yang masih tersisa itu, warga kesulitan untuk melakukan aktivitas, karena genangan lumpur tersebut berada di jalan utama di Kampung Kaum.

Warga lainnya, Asep Firman (45) mengatakan, selain lumpur tebal, banjir yang terjadi pada pekan lalu pun menyisakan tumpukan sampah plastik dari aliran Sungai Cikeruh dan tempat pembuangan sementara (TPS) liar.


"Sampah juga banyak, kalau lihat ada yang menumpuk suka saya kepinggirkan, biar tidak bahaya juga," katanya.

Pada pekan lalu, Sungai Cikeruh yang berhulu di Kabupaten Sumedang ini, meluap dan membanjiri beberapa desa di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Beberapa wilayah di antaranya, Desa Bojongloa, Desa Rancaekek Wetan, Desa Rancaekek Kulon, Perumahan Griya, dan Kelurahan Rancaekek Kencana.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved