Relawan Demokrasi Bisa Diberhentikan Jika Terima Gratifikasi atau Kampanyekan Figur Tertentu

Relawan Demokrasi bisa diberhentikan jika terima gratifikasi dan kampanyekan figur tertentu.

Relawan Demokrasi Bisa Diberhentikan Jika Terima Gratifikasi atau Kampanyekan Figur Tertentu
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
KPU Kota Cimahi saat mengukuhkan 55 orang relawan demokrasi di Hotel Endah Parahyangan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi melarang Relawan Demokrasi yang sudah dikukuhkan menerima gratifikasi dari para peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Dalam kode etik sudah jelas para relawan harus bersikap independen, imprasial, non-partisan, dan tidak menerima pemberian atau gratifikasi dalam bentuk apa pun dari peserta pemilu.

Ketua KPU Kota Cimahi Mochamad Irman, mengatakan, dalam proses seleksi para relawan tersebut sudah berjanji tidak akan melanggar kode etik dengan membuat surat pernyataan dan tugas para relawan hanya menyosialisasikan seputar pemilu.

"Termasuk menginformasikan siapa saja yang menjadi pesertanya. Namun kalau ada yang terbukti mengampanyekan figur tertentu dengan iming-iming gratifikasi, maka akan diberikan sanksi seperti diberhentikan," ujar Mochamad Irman saat ditemui setelah mengukuhkan Relawan Demokrasi di Hotel Endah Parahyangan, Senin (21/1/2019).

Menurut Mochamad Irman, para relawan ini memang rentan tergoda terhadap hal-hal negatif seperti menerima gratifikasi. Namun, Mochamad Irman yakin para relawan terpilih ini akan patuh terhadap kode etik.

"Jadi untuk masyarakat silahkan melapor kalau ada relawan kami yang melanggar," kata Mochamad Irman.

Seperi diketahui, KPU Kota Cimahi telah mengukuhkan 55 relawan demokrasi hasil dari seksi beberapa waktu lalu dan akan membantu KPU dalam menyosialisasikan terkait pemilu 2019.

Pembentukan relawan demokrasi tersebut tertuang dalam peraturan KPU RI Nomor 32/PP.08-SD/06/KPU/I/2019 tentang Pembentukan Relawan Demokrasi Pemilu Serentak 2019.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved