Tata Cara Shalat Gerhana Bulan, Dari Niat Hingga Mengucapkan Salam

Waktu mengerjakan salat gerhana adalah mulai ketika gerhana muncul sampai gerhana tersebut hilang.

Tata Cara Shalat Gerhana Bulan, Dari Niat Hingga Mengucapkan Salam
gomuslim
Ilustrasi salat 

TRIBUNJABAR.ID - Gerhana merupakan suatu fenomena alam yang tidak bisa disaksikan setiap hari, baik itu gerhana bulan atau matahari.

Gerhana hanya berlangsung di waktu-waktu tertentu, seperti halnya yang terjadi pada 28 Juli 2018.

Saat terjadinya fenomena alam ini, umat Muslim dianjurkan untuk melakukan shalat gerhana.

Anjuran itu didasarkan pada perkataan Rasulullah Muhammad SAW, dalam riwayat hadis Bukhari.

فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَافْزَعُوا إِلَى الصَّلاَةِ

”Jika kalian melihat gerhana tersebut (matahari atau bulan), maka bersegeralah untuk melaksanakan shalat.”

Ketika terjadi gerhana, Rasulullah Muhammad SAW, langsung mendatangi masjid untuk melaksanakan shalat gerhana.

Peristiwa ini dikisahkan oleh istri Rasulullah Muhammad SAW, Asisyah yang mendapati Rasulullah Muhammad SAW, sedang berkendara di pagi hari lalu terjadi gerhana.

Maka Rasulullah Muhammad SAW, melewati kamar istrinya Aisyah yang tak jauh dari masjid, lalu Muhammad berdiri dan salat.

Riwayat lain menyebutkan, Rasulullah Muhammad SAW, mendatangai tempat salatnya, yakni masjid.

Halaman
1234
Penulis: Indan Kurnia Efendi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved