Breaking News:

Satu Lagi Mucikari Prostitusi Online yang Libatkan Vanessa Angel Jadi Tersangka, Ada Jaringan Besar?

Irjen Pol Luki Hermawan juga menyebutkan jika jaringan prostitusi ini cukup besar.

Editor: Ravianto
instagram/vanessaangelofficial
Vanessa Angel 

"Kami menangkap mucikari WI di Jakarta. Saat ini (WI) masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait prostitusi online," ujarnya di Mapolda Jatim, Kamis (17/1/2019) malam.

Yusep menjelaskan, penyidik akan mensinkronkan data digital forensik dari Windy dengan fakta otentik dari tersangka dan saksi lainnya untuk Pulbaket (Pengumpulan Bahan Keterangan) baru keterlibatan yang bersangkutan dengan kejahatan prostitusi ini.

Windy diduga kuat terlibat saat awal transaksi prostitusi artis Vanessa Angel pada 21 Desember 2018 hingga eksekusi Hotel Vasa, Sabtu (5/1/2019).

"Dugaan ada jaringan prostitusi artis yang melibatkan yang bersangkutan," ucapnya.

Ditambahkannya, ada empat tersangka muncikari yang berada dalam jaringan prostitusi terselubung yang melibatkan artis dan model cantik.

Adapun empat mucikari yang terlibat dalam prostitusi artis di Surabaya yang melibatkan artis VA yaitu, tersangka Endang Suhartini (37) alias mucikari Siska, tersangka Tentri (28), tersangka Fitria dan tersangka Windy.

"Empat mucikari prostitusi artis ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kami tahan," jelasnya.

Masih kata Yusep, Windy adalah memfasilitasi mucikari T alias Tentri, yang diakses ke mucikari F alias Fitria kemudian dipenuhi oleh mucikari S alias Siska.

Mereka bekerjasama menghubungkan artis Vanessa Angel ke pengguna prostitusi pria hidung belang dan pengusaha tajir.

"Mereka mucikari sejajar saling bertukar bisnis layanan prostitusi pekerja seks yang terjadi jaringan ini," pungkasnya.

 ( Mohammad Romadoni)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Mucikari Vanessa Angel Kendalikan Bisnis Prostitusi Artis Terbesar, Ada Dua Lagi yang Buron,

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved