Sejarah Bandung

Pernah Terjadi Pertempuran Dahsyat di Jalan Lengkong Besar, Diabadikan Dalam Sebuah Monumen

Pertempuran sengit pernah terjadi di Jalan Lengkong Besar. Tentara Inggris yang dibonceng NICA menyerang pasukan kemerdekaan Indonesia.

Pernah Terjadi Pertempuran Dahsyat di Jalan Lengkong Besar, Diabadikan Dalam Sebuah Monumen
Tribun Jabar/Hilda Rubiah
Monumen Lengkong. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mungkin banyak warga Bandung yang belum tahu. Di Jalan Lengkong dulu pernah ada pertempuran dahsyat.

Saat itu pertempuran hebat terjadi antara pasukan kemerdekaan, Hizbullah, TKR (Tentara Keamanan Rakyat), Laskar Pejuang Republik, dengan tentara Inggris Gurkha dibantu oleh NICA (Nederlandsch Indie Civil Administratie).

Tentara Inggris saat itu bermarkas di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung.

Setelah Indonesia merdeka, sejumlah orang-orang Belanda masih menjadi tawanan. Tentara Inggris berniat ingin membebaskan para interniran tersebut yang ditempatkan di suatu markas luas, kini menjadi kawasan SDN Ciateul.

Di sana merupakan camp bekas tawanan Jepang yang dikuasai oleh para pejuang rakyat Bandung, sementara tentara Inggris ingin membebaskannya secara paksa.

Iwan Hermawan (41), penggiat sejarah Kota Bandung, mengatakan pasukan Inggris tersebut ingin membebaskan tawanan.

Selain bersenjata panser di jalur darat, mereka juga memborbardir rakyat Bandung dan para pejuang dari udara.

"Saat itu, banyak dari pihak para pejuang yang gugur begitu nahas," ujar Iwan Hermawan kepada Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Kamis (17/1/2019).

Monumen Lengkong di Pertigaan Jalan Lengkong Besar-Cikawao.
Monumen Lengkong di Pertigaan Jalan Lengkong Besar-Cikawao. (Tribun Jabar/Hilda Rubiah)

Bentrokan itu terjadi di Jalan Lengkong, mulai dari pertigaan Jalan Lengkong Besar, Jalan Cikawao sampai perempatan Jalan Lengkong Besar, Jalan Ciateul, dan Jalan Pungkur.

Menurut Iwan Hernawan, peristiwa menjadi pemicu terjadinya peristiwa Bandung Lautan Api pada 24 Maret 1946.

Kejadian pertempuran di Lengkong tersebut terjadi pada 2 Desember 1945.

Untuk mengenang peristiwa dahsyat itu dibangun monumen peringatannya, di kawasan Jalan Lengkong, dalam bentuk senapan mesin dan monumen batu.

Monumen tersebut terletak di pertigaan Jalan Lengkong Besar-Cikawao.

Dalam keterangan di monumen tersebut, tertulis “PENGORBANAN KAMI DEMI NUSA BANGSA DAN AGAMA – Jalan Lengkong Besar, 2 Desember 1945.”

Asal Usul Nama Lengkong, Dulunya Teluk Ketika Danau Bandung Purba Mulai Surut

Gang Apandi Jalan Braga, Dibangun di Bawah Bangunan Zaman Belanda, Diambil dari Nama Juragan Tanah

Penulis: Hilda Rubiah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved