Breaking News:

Selama 2018, Ditpolairud Polda Jabar Ungkap 8 Kasus Penyelundupan Baby Lobster

Selama 2018 jajaran Ditpolairud Polda Jabar berhasil mengungkap 8 kasus penyelundupan baby lobster.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/ Ahmad Imam Baehaqi
Direktur Polairud Polda Jabar, Kombes Pol Widi Handoko (kanan), secara simbolis menyerahkan ribuan ekor baby lobster hasil sitaan kepada Kepala SKIPM Cirebon, Obing Hobir A (kiri), saat konferensi pers pengungkapan kasus tersebut di Mako Polairud Polda Jabar, Jl Diponegoro, Kota Cirebon, Selasa (15/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Selama 2018 jajaran Ditpolairud Polda Jabar berhasil mengungkap 8 kasus penyelundupan baby lobster.

Seluruh kasus itu terjadi sejumlah daerah di wilayah hukum Polda Jabar.

Menurut Direktur Polairud Polda Jabar, Kombes Pol Widi Handoko, rata-rata kasus tersebut terjadi di sepanjang garis pantai selatan Jawa Barat.

"Dari Pangandaran hingga Sukabumi itu banyak," ujar Widi Handoko saat konferensi pers di Mako Polairud Polda Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Cirebon, Selasa (15/1/2019).

Pasalnya, menurut dia, wilayah tersebut merupakan habitat bagi lobster.

Ditpolairud Polda Jabar Langsung Serahkan Ribuan Baby Lobster Hasil Sitaan ke SKIPM Cirebon

Ia mengatakan, perairan laut dalam yang ditumbuhi terumbu karang merupakan habitat terbaik bagi lobster.

Kondisi itu jauh berbeda dibanding pantai utara Jawa yang cenderung berkarakter dangkal dan keruh.

"Dari delapan kasus yang kami ungkap pada 2018 itu kebanyakan pengepul skala kecil," kata Widi Handoko.

Widi mengakui pihaknya belum dapat mengungkap pengepul skala besar perdagangan gelap baby lobster.


Ia berjanji tidak akan berhenti untuk memberantas oknum tidak bertanggung jawab yang mencoba merusak kelestarian ekosistem laut.

"Ini butuh peran serta masyarakat, kalau menemukan hal yang mencurigakan segera lapor ke petugas kepolisian terdekat," ujar Widi Handoko.

Di awal 2019, pihaknya berhasil meringkus dua tersangka berinisial R (32) dan AS (22) di Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (14/1/2019) kira-kira pukul 23.15 WIB.

Dari tangan mereka petugas berhasil menyita 9575 ekor baby lobster, yakni 9.458 ekor jenis lobster pasir dan 117 ekor lainnya berjenis lobster mutiara.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved