Cimahi Gagal Dapatkan Piala Adipura, Walikotanya Bantah Kebersihan Kota Belum Maksimal

Selama tujuh kali berturut-turut, Kota Cimahi berhasil mendapatkan piala tersebut, namun untuk tahun 2018 Cimahi gagal karena faktor kurangnya TPA.

Cimahi Gagal Dapatkan Piala Adipura, Walikotanya Bantah Kebersihan Kota Belum Maksimal
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Tumpukan sampah di Jalan Mahar Martanegara 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna menyebut penilaian Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dalam Piala Adipura yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merupakan sistem baru.

Pasalnya, selama tujuh kali berturut-turut, Kota Cimahi berhasil mendapatkan piala tersebut, namun untuk tahun 2018 Cimahi gagal karena faktor kurangnya TPA.

"Sepertinya sistem baru, makanya saya protes karena wilayah TPA bukan ada wilayah Cimahi. Sedangkan TPA kita belum mandiri, saya inginnya mandiri dengan mengaktifakan lagi TPA Leuwigajah tapi bukan sesuatu yang gampang," ujarnya, saat ditemui di Kabuyutan Cipageran, Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi, Selasa (15/1/2019).

Ia mengatakan, semua wilayah yang memiliki TPA mandiri mendapatkan Piala Adipura, satu di antaranya yaitu Kota Sukabumi.

Kota Cimahi Tidak Mendapat Piala Adipura, Wali Kota Sebut Penilaian Tidak Fair

Disinggung terkait Kota Cimahi kebersihannya belum maksimal, Ajay membantahnya.

Sejauh ini, lanjutnya, pihaknya sudah menambah gerobak sampah untuk mengangkut sampah di setiap wilayah.

"Kita Cimahi memang tidak memiliki TPA, tapi ke depan pengelolaan sampahnya bisa per kawasan. Jadi nanti setiap wilayah ada alat pengolahan sampah," ucapnya.

Untuk pengelohan sampah tersebut, pihaknya berencana akan membeli mesin pengolahan sampah yang kapasitasnya bisa mengolah sampah minimal 10 ton.

"Volume sampah di Kota Cimahi kan 300 ton per hari, nantinya mesin itu ada disetiap kawasan dan kita juga akan perbanyak lagi roda sampah," kata Ajay.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved