Istri Meninggal Dunia di Kontrakan, Suami Malah Pergi Entah ke Mana
Istri meninggal di kontrakan, suami malah pergi entah ke mana. Polisi mencari tahu keluarga korban.
Penulis: Haryanto | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Baru mengontrak 10 hari di sebuah rumah di Kampung Sukasirna, Desa Sindangsari, Plered, Purwakarta, Otih Rohaeti (45) ditemukan meninggal dunia.
Otih yang diketahui merupakan warga Sumedang itu tinggal bersama suaminya di kontrakan tersebut.
Namun, suami korban justru pergi begitu saja sesaat setelah korban meninggal dunia.
Kapolsek Plered, Kompol Slamet Harjanto mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari warga ada jasad yang tidak diurus oleh keluarganya.
"Kami saat ini sedang melacak alamat terbaru korban yang sebenarnya, termasuk keberadaan suaminya yang tadi pergi," kata Kompol Slamet Harjanto saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (11/1/2019).
Dalam kartu keluarga yang dipegang oleh empunya kontrakan korban merupakan warga Parakan Muncang, Kampung Girilaya, Desa Pasinanjung, Cimanggung, Sumedang. Identitas suaminya di KK tersebut atas nama Anim bin Kasman.
Oleh karena korban tercatat sebagai warga Sumedang, kepolisian setempat langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian di Sumedang.
Namun, Kompol Slamet Harjanto mengatakan pihak kepolisian Sumedang menyebutkan korban sudah 15 tahun pindah rumah dari alamat yang tertera di KK.
Akhirnya, korban pun dibawa ke RSUD Bayu Asih, Nagri Kaler, Purwakarta untuk dilakukan visum dan kasus ini pun dalam penyelidikan lebih lanjut.
"Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit, sebab di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun banyak tergeletak obat warung," ucapnya.
Sementara itu pemilik kontrak, Mimin (60) mengatakan sehari sebelum meninggal, Otih sempat mengeluhkan sakit perut.
Sesaat setelah korban meninggal dunia, suami korban mengabari Mimin. Namun, bukannya mengurusi jasad korban Anim malah meminjam motor miliknya.
"Saya didatangi suami korban, untuk melihat kondisi istrinya. Tapi dia meminjam motor saya, ngakunya untuk memberitahu keluarga korban," ujar Mimin.
Tidak berselang lama, suami korban datang kembali ke lokasi, kemudian menyerahkan alamat korban yang di Sumedang.
Suami korban lalu pergi lagi. Ditunggu sampai berjam-jam, suami korban tak kunjung datang.
Oleh karena itu warga setempat melaporkan jasad Otih yang telah terbujur kaku di atas karpet ruang tengah kontrakan tersebut ke polisi.
