'Tweet War' di Twitter, Mahfud MD Sebut Nama SBY, Andi Arief Singgung Soal Jabatan Cawapres Jokowi

Setelah adanya jawaban dari Mahfud MD, Andi Arief tetap menganggap bahwa uraian dari Mahfud MD berbahaya.

'Tweet War' di Twitter, Mahfud MD Sebut Nama SBY, Andi Arief Singgung Soal Jabatan Cawapres Jokowi
kolase
Andi Arief dan Mahfud MD 

Mahfud MD menyampaikan bahwa Andi Arief mestinya melayangkan protes pada SBY, bukan pada dirinya.

"Loh, ini kan ketentuan UU No. 8 Tahun 2011. UU itu dibuat ketika Partai Demokratmenguasai Legislatif dan Eksekutif. Yg mengundangkan dan menandatangani UU itu Presiden SBY. Itu berbahaya, ya? Kalau bgt bs dibilang yg membuat bahaya ya, Pak Anu.... Sampaikan kpd beliau dong." tulis Mahfud MD.

Setelah adanya jawaban dari Mahfud MD, Andi Arief tetap menganggap bahwa uraian dari mantan Ketua MK tersebut berbahaya.

Menurutnya, hal itu sama saja dengan mewajarkan kecurangan.

"Bagi saya penjelasan Prof @mohmahfudmd tetap berbahaya. SAMA juga dengan ajakan untuk pembiaran kecurangan dengan margin tertentu. Harusnya melarang kecurangan sebesar apapun," kata Andi Arief.

Wasekjen Partai Demokrat itu kemudian mulai menyinggung perkara lain.

Ia kembali membahas mengenai tudingan hoaks 7 koantainer surat suara tercoblos serta batalnya jabatan calon wakil presiden.

"Sebagai mantan ketua MK, apa pertanggungjawaban Prof @mohmahfudmd yang sudah menyebut saya membuat dan terlibat dalam hoak kontainer. Pak Prof bisa menggantikan lukanya perasaan anak, istri dan keluarga besar saya?" tanya Andi Arief.

"Kenapa Pak Prof @mohmahfudmd yang dikasih hoak wapres oleh Jokowi membalasnya ke saya?" tulis Andi Arief.

Hingga kini, cuitan Andi Arief tersebut belum mendapatkan respons dari Mahfud MD.

Penulis: Indan Kurnia Efendi
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved