Game Horor DreadOut Membawa Hantu Indonesia Berkelana ke Luar Negeri, Dua Orang Ini Aktornya

DreadOut membawa hantu Indonesia berkelana ke luar negeri. Ini orang-orang yang membuat DreadOut.

Game Horor DreadOut Membawa Hantu Indonesia Berkelana ke Luar Negeri, Dua Orang Ini Aktornya
Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
CEO Digital Happines, Rachmad Imron (jaket biru) dan Co- Founder Digital Happines, Dito Suwardita. 

Target pemain game Dreadout memang sudah direncanakan untuk pemain luar negeri.

Alasanya menurut Rachmad Imron adalah karena saat itu mereka percaya jika lebih mudah menjual game di luar negeri dibandingkan di Indonesia.

"Jujur saja orang luar negeri biasa membeli game asli untuk dimainkan berbeda halnya dengan orang Indonesia yang jarang membeli game," ujar Rachmad Imron.

Ada hal yang menggelikan bagi Rachmad Imron dan Dito karena setelah game tersebut rilis di pasaran online ternyata muncul bajakannya di Indonesia pada hari kedua.

Tentu saja hal ini cukup lucu karena saat itu game di distribusi di Rusia yang kemudian masuk pasar Indonesia.

"Market game ini 97 persen di luar Indonesia tapi kami ekspor hantu-hantu Indonesia. Makanya ketika dimainkan oleh orang luar banyak yang bertanya-tanya, kok, hantunya gini?" ujar Dito sambil tertawa.

Alasan diangkatnya game horor oleh, diakui Dito karena saat ini belum ada teman-teman yang menyukai horor dan membuat gamenya.

Ia ingin menggali hantu-hantu yang Indonesia banget seperti kuntilanak, pocong, dan lagu Lengser Wengi.

Mereka bersyukur gamenya bisa di apresiasi dengan baik bahkan kini dirilis juga menjadi sebuah film layar lebar.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved