Program Soap For Hope, Kurangi Limbah Sabun untuk Kehidupan yang Lebih Baik

Pernahkah Anda berpikir jika sisa sabun yang biasanya Anda buang secara cuma-cuma ternyata bisa di daur ulang hingga akhirnya terbentuk sabun baru?

Tribun Jabar/ Putri Puspita
Anak-anak dari SOS Childern's Village Lembang yang antusias membuat sabun daur ulang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pernahkah Anda berpikir jika sisa sabun yang biasanya Anda buang secara cuma-cuma ternyata bisa di daur ulang hingga akhirnya terbentuk sabun baru?

Dalam rangka meneruskan program sustainability terhadap komunitas, Hilton Bandung berkolaborasi dengan organisasi Diversey membuat soap for hope.

Kegiatan daur ulang ini dilakukan di SOS Childern's Village, Lembang dan melibatkan anak- anak dalam proses pembuatan sabunnya.


Program yang bernama “Soap For Hope” ini dibentuk oleh Diversey untuk mendaur ulang sabun-sabun dari hotel menjadi sabun baru yang kemudian dibagikan kepada komunitas lokal yang membutuhkan.

General Manager Hilton Bandung, Kevin Girard, mengatakan, Ia kagum dengan program Soap For Hope untuk membantu melestarikan lingkungan dan mendukung komunitas yang membutuhkan.

"Kami percaya bahwa kegiatan kami hari ini akan memberikan pengaruh yang luar biasa, baik bagi komunitas maupun terhadap pelestarian lingkungan. Besama, kita dapat menciptakan tempat yang lebih baik untuk hidup dan berkembang.” ujar Kevin di SOS Childern's Village, Jalan Teropong Bintang, Lembang, Kamis (8/1/2019).

Cirebon Masuk Masa Puncak Musim Hujan, BMKG Minta Masyarakat Waspada Bencana

Kevin menyebutkan, Ia begitu antusias untuk untuk mempererat hubungan dengan SOS Children’s Village Lembang, yang telah menjalin kerjasama dengan Hilton Bandung.

"Kami selama beberapa tahun ini telah menghasilkan lima orang yang telah lulus dari program internship kami. Kami juga sangat menghargai kerjasama kami dengan Diversey yang telah membawa program ini kepada komunitas yang membutuhkan,” ucap Kevin.

Perwakilan dari SOS Childern's Village, Aan mengatakan jika tempat ini adalah sebuah pengasuhan anak berbasis keluarga.

Aan menyebutkan, anak-anak di sini diberikan pendidikan soal kesehatan, oleh karena itu program soap for hope masuk dalam pelatihan untuk anak-anak.

Di dalam program ini anak-anak SOS Childern's Village akan dibantu oleh Hilton Bandung dan Diversey untuk mendaur ulang sabun hotel.

Sabun hotel yang telah terkumpul dari Hilton Bandung adalah sekira 4 kilogram setiap bulannya.

3 Komunitas Ladies Bikers yang Hobi Geber Motor di Bandung, Mau Gabung? Kamu Harus Tangguh

Corporate Account Manager Diversey, Surya Bhuana mengatakan jika banyak orang beranggapan jika sabun itu dikenal hanya untuk mandi.

Padahal sabun bisa digunakan untuk mencuci tangan. Ia juga menyebutkan dari data secara global dari Diversey menunjukan jika ada 7 juta anak meninggal karena sakit akibat tidak mencuci tangan.

"Sabun adalah salah satu limbah yang berbahan kimia, jadi tidak boleh dibuang sembarangan. PBB mengharuskan bahan kimia terurai ke alam paling lama 90 hari, Diversey menjamin produk kami bisa terurai selama 28-56 hari saja di alam. Oleh karena itu kami membuat program ini," ujar Surya.

Anak-anak panti asuhan begitu antusias ketika membuat sabun daur ulang, mereka bersemangat ketika melakukan tahapan proses mulai dari pemotongan, pewarnaan, percetakan, dan pembungkusan.'

Uta Viral Jadi Tukang Parkir, Kini Sanggup Gantikan Billy Syahputra Jadi MC & Disebut Lebih Pintar

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved