Sebar Video Hoaks Pungli Polantas, Warga Pangandaran Ditangkap Polisi dan Meminta Maaf

Seorang pria berinisial Y (31) warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat harus berurusan dengan hukum.

Sebar Video Hoaks Pungli Polantas, Warga Pangandaran Ditangkap Polisi dan Meminta Maaf
Intisari
15 informasi tentang kesehatan ini ternyata hoaks. 

Tersangka memvideokan hal tersebut, seolah-olah perbuatan melanggar (pungli)," katanya.

Menurut Bismo, Windi menitipkan uang denda tilang karena sedang buru-buru menuju luar kota.

"Video tersebut disebarluaskan di Facebook, dan viral. Tersangka berkomentar di Facebook, tidak berkah makan uang orang," ucapnya.

Sebelum menangkap tersangka, pihaknya berkomunikasi dengan saksi ahli pidana, dan saksi ahli ITE.

Hasilnya dinyatakan termasuk pelanggaran pidana.

"Pesan kamtibmas, jangan terburu-buru berpersepsi terhadap suatu fenomena. Nanti bisa menimbulkan fitnah. Lebih baik tabayyun," kata Bismo.

Sementara tersangka dijerat Pasal 287 UU 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya.

Tersangka diancam kurungan maksimal 4 tahun.

Tersangka Y mengaku menyesal telah menyebar hoaks.

Dia pun meminta maaf karena mencemarkan nama baik institusi Polri.

Halaman
123
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved