Tsunami di Selat Sunda

Update Tsunami Selat Sunda: Tanggap Darurat di Lampung Selatan Diperpanjang hingga 19 Januari

Masa tanggap darurat di Kabupaten Lampung Selatan kembali diperpanjang, pasca-tsunami yang melanda pantai sekitar Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018).

Update Tsunami Selat Sunda: Tanggap Darurat di Lampung Selatan Diperpanjang hingga 19 Januari
Foto Humas Ridho Ficardo.
Presiden Jokowi menemui warga korban bencana tsunami Selat Sunda di Desa Kunjir Lampung Selatan. 

Untuk pembangunan rumah warga, pemerintah memutuskan untuk langsung membangun hunian tetap dan tidak membangun hunian sementara (huntara).

Ribuan personel gabungan dari TNI, Polri, BNPB, Basarnas, dan lembaga lainnya melakukan penanganan darurat terhadap korban tsunami di Selat Sunda yang menerjang Lampung dan Banten.
Ribuan personel gabungan dari TNI, Polri, BNPB, Basarnas, dan lembaga lainnya melakukan penanganan darurat terhadap korban tsunami di Selat Sunda yang menerjang Lampung dan Banten. (Istimewa)

Sutopo mengatakan, sudah tersedia lahan untuk membangun hunian tetap bagi warga yang terdampak.

"Sesuai kesepakatan dan rapat koordinasi, tidak ada pembangunan huntara di Lampung Selatan. Namun dengan pembangunan hunian tetap untuk relokasi," sebut Sutopo.

"Sudah tersedia lahan seluas 2 hektar untuk pembangunan huntap," lanjutnya.

Sebelumnya, tsunami melanda pantai di sekitar Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) malam.

Tsunami tersebut dipicu oleh longsoran bawah laut dan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tanggap Darurat di Lampung Selatan Diperpanjang hingga 19 Januari".

Editor: Yongky Yulius
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved