Longsor di Sukabumi

Longsor Susulan Landa Cisolok, Kontur Tanah di Sekitar Lokasi Berubah

Longsor susulan terjadi di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Longsor Susulan Landa Cisolok, Kontur Tanah di Sekitar Lokasi Berubah
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Longsor yang terjadi di Kampung Garehong, Cisolok, Sukabumi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Longsor susulan di lokasi longsor Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, masih terjadi, pascabencana pada Senin (31/12/2018).

Longsor susulan terjadi pada Rabu (2/1/2019) malam.

"Semalam pukul 22.30 terjadi longsor susulan. Pergeseran tanah cukup signifikan, tapi tidak ada korban jiwa, hanya perubahan kontur tanah," ujar Humas Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor via pesan elektroniknya, Kamis (3/1/2019).

Menurut Joshua Banjarnahor, hari ini pencarian korban yang tertimbun masih terus dilakukan.

Kali ini pencarian sudah menggunakan alat berat setelah sebelumnya pencarian menggunakan alat seadanya karena akses jalan serta lokasi kejadian yang cukup jauh.

"Sudah menggunakan alat berat seperti ekskavator dan peralatan pendukung lainnya seperti mesin pompa," kata Joshua Banjarnahor.

Tim gabungan pencari korban mencapai 364 orang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan unsur lainnya.

Hingga hari ini, menurut data Kantor SAR Bandung, jenazah korban yang berhasil ditemukan mencapai 13 orang.

Dua puluh orang lagi ‎masih dilakukan pencarian. Adapun total korban mencapai 100 jiwa, 64 di antaranya selamat serta tiga orang luka-luka.

Kabid Humas Polda Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan Polda Jabar melibatkan anjing pelacak (K-9) untuk mencari korban‎.

"Anjing pelacak khusus pencarian korban," ujar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Menurut Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, pencarian sempat terkendala faktor cuaca karena hujan deras kerap mengguyur wilayah tersebut.

Perlu menunggu cuaca cerah agar anjing dapat mencari korban dengan mudah.

"Kalau sedang kering, tim bergerak," kata Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved