Breaking News:

Lelang Rumah Sakit Pameungpeuk Gagal, Realisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Hanya 30 Persen

Realisasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBH CHT) di hanya sekitar 30 persen, Pemprov Jabar lakukan evaluasi.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Sekda Pemprov Jawa Barat, Iwa Karniwa, ditemui wartawan setelah rapat evaluasi DBH CHT, Gedung Sate, Rabu (2/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemprov Jabar mengevaluasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBH CHT) di Ruang Papandayan, Gedung Sate, Rabu (2/1/2019).

Sekda Pemprov Jawa Barat, Iwa Karniwa, mengatakan bahwa realisasi DBH CHT tahun 2018 sekitar 30 persen.

"Dari Rp 176,8 miliar, realisasinya sekitar Rp 30 miliar lebih," ujar Iwa Karniwa kepada wartawan.

Beberapa dinas yang mendapat DBH CHT, kata Iwa Karniwa, realisasinya sudah di atas 90 persen.

Ia menyontohkan Dinas Perkebunan yang realiasinya mencapai 94 persen.

Dari dana sebesar Rp 12 miliar, realisasi mencapai lebih dari Rp 11 miliar.

Namun, realisasi DBH CHT Dinas Kesehatan masih kecil.

Dari dana Rp 165 miliar, realisasi hanya mencapai Rp 17,4 miliar.

"Realisasi 11 persen karena gagal lelang pembangunan Rumah Sakit di Pameungpeuk, itu, kan, cukup besar," ujar Iwa Karniwa.

Ia mengatakan besaran lelang rumah sakit provinsi tersebut mencapai lebih dari Rp 100 miliar.

Karena kurang tepatnya target penggunaan anggaran, Pemprov Jabar mengevaluasi dan akan memantau penggunaan DBH CHT pada 2019.

Rencananya DBH CHT yang akan dibagikan ke OPD sebesar Rp 114 miliar.

Dana itu akan digunakan untuk Dinas Kesehatan dan Dinas Perkebunan.

Reaktivasi Jalur Kereta Banjar-Pangandaran Dimulai Tahun Ini, Nanti ke Pangandaran Bisa Naik Kereta

PT KAI Luncurkan KA Pangandaran, Bandung-Banjar Tiketnya Cuma Rp 1

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved