Jokowi Mengaku Sudah Bikin Dua Sejarah untuk Indonesia, Apa Saja?

Hingga 2018, pemerintah rezim Jokowi telah mengucurkan anggaran sebesar Rp187 triliun untuk Dana Desa dan menurut Jokowi telah dirasakan. . .

Jokowi Mengaku Sudah Bikin Dua Sejarah untuk Indonesia, Apa Saja?
Reuters
Presiden Republik Indonesia, Jokowi 

TRIBUNJABAR.ID - Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengklaim telah membuat sejarah sebanyak dua kali bagi Republik Indonesia, yang disebutnya belum pernah dilakukan oleh presiden Indonesia sebelum-sebelumnya.

Adapun Jokowi mengklaim telah mengubah orienstasi pembangunan yang biasanya fokus di perkotaan, tetapi kini pembangunan dimulai dari desa melalui program dana desa.

Hingga 2018, pemerintah rezim Jokowi telah mengucurkan anggaran sebesar Rp187 triliun untuk dana desa dan menurut Jokowi telah dirasakan manfaatnya oleh warga desa.

"Rp187 triliun selama empat tahun adalah uang yang sangat besar. Belum pernah dalam sejarah kita sebagai bangsa menggelontorkan uang sebesar ini untuk desa. Belum pernah!" ujar Jokowi, seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Di tahun pertama pelaksanaannya di 2015, anggaran dana desa ditetapkan sebesar Rp 20,7 triliun. Tahun berikutnya, kata Jokowi, dana desa dinaikkan menjadi Rp 47 triliun. Anggaran tersebut, kemudian dinaikkan lagi jadi Rp 60 triliun pada 2017 dan 2018 ini.

"Tahun depan (2019) Rp73 triliun. Jadi sampai tahun ini sudah Rp 187 triliun kita gelontorkan ke desa-desa sebanyak 74 ribu desa yang ada di seluruh Tanah Air ini," kata Jokowi.

Dari alokasi tersebut, lanjut Jokowi, sejumlah infrastruktur dan fasilitas desa dibangun secara masif. Hingga saat ini, sepanjang 158 ribu kilometer jalan desa, 18.400 posyandu, 48 ribu PAUD, hingga 6.900 pasar desa berhasil dibangun.

Kemudian, jembatan antar desa juga sudah dibangun mencapai 791 ribu meter, irigasi sebanyak 28 ribu , embung 1.900 yang telah dibangun, dan BUMDes ada 25 ribu dibangun dari dana desa.

"Artinya apa? Ada perputaran uang yang ada di desa, ada Rp700 sampai Rp 3 miliar per desa. Jangan biarkan uang itu kembali lagi ke Jakarta, ke kota. Semakin banyak perputaran uang yang ada di desa, kesejahteraan masyarakat desa akan meningkat pesat. Ini teori ekonominya seperti itu," kata Jokowi.

Sejarah Kedua, Freeport

Halaman
1234
Penulis: Fauzie Pradita Abbas
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved