Terpopuler

Pasha Ungu Minta Maaf kepada Ifan Seventeen karena Nyanyikan Lagu 'Kemarin' Tanpa Minta Izin

Permintaan maaf ini muncul setelah Pasha Ungu menyanyikan lagu 'Kemarin' di Singapura. Ifan Seventeen pun memberikan tanggapan.

Pasha Ungu Minta Maaf kepada Ifan Seventeen karena Nyanyikan Lagu 'Kemarin' Tanpa Minta Izin
Kolase Tribun Jabar (Instagram/@pashaungu_vm/@ifanseventeen)
Pasha Ungu kuatkan Ifan Seventeen yang kini tinggal sendiri 

"Ya Allah kanda aku ga tau kapan bisa nyanyi lagi, apalagi lagu itu.

Kanda aja yang nyanyi ya, pasti lebih bagus," balas Ifan.

Sambil mengunggah tangkapan layar balasan Ifan, Pasha pun merespons.

"Jangan dong harus dinda yang nyanyiin nanti ama UN'8'U. Kanda temenin ya," balas Pasha dilengkapi emoji menangis.

Balasan Pasha Ungu
Balasan Pasha Ungu (instagram)

Lagu 'Kemarin' Bercerita tentang Kematian

Saudara kembar Ifan " Seventeen", Riedhan Fajarsyah mengungkap bahwa lagu Seventeen yang berjudul "Kemarin" mengandung lirik tentang kematian.

Lagu ini sejatinya dirilis pada 2016 lalu untuk mengenang Presiden RI Abdurrahman Wahid atau Gusdur.

"Kalau saya dengar ceritanya ini, waktu itu Bani nanya kok liriknya gini ya. Kang Herman sempat jawab 'iya memang ini lirik untuk kematian' itu tiga tahun yang lalau. Lagunya memang tentang kematian," kata Reidhan Fajarsyah usai menghadiri pengajian untuk Herman Sikumbang di Komplek DPR, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2018).

Reidhan tak memungkiri bahwa lirik lagu itu terasa mengena dengan bencana tsunami Selat Sunda yang dialami Seventeen hingga kehilangan Herman (gitar), Bani (bas), dan Andi (drum), serta istri Ifan, Dylan Sahara yang menjadi korban meninggal.

"Lirik lagunya juga pas ya apalagi kemarin kondisinya banyak personel yang belum ketemu termasuk Dylan juga ya," ujar Reidhan lagi.

Halaman
1234
Editor: Indan Kurnia Efendi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved