Tahun Baru 2019

Jelang Pergantian Tahun, Ratusan Botol Miras Berbagai Merk Impor di Tasikmalaya Diamankan Polisi

Polres Tasikmalaya Kota amankan ratusan botol miras berbagai merk dan puluhan liter tuak, Senin (31/12/2018) siang.

Jelang Pergantian Tahun, Ratusan Botol Miras Berbagai Merk Impor di Tasikmalaya Diamankan Polisi
Tribun Jabar/Isep Heri Herdiansah
Untuk meminimalisasi kerawanan saat perayaan malam tahun baru, Kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota amankan ratusan botol miras berbagai merk dan puluhan liter tuak, Senin (31/12/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Untuk meminimalisasi kerawanan saat perayaan tahun baru, Polres Tasikmalaya Kota amankan ratusan botol miras berbagai merk dan puluhan liter tuak, Senin (31/12/2018) siang.

Dari ratusan botol berbagai merk tersebut terlihat sejumlah merk impor semisal Bacardi, Jack Daniels, Hennesy, Smirnoff, Johnnie Walker, yang semuanya diketahui merupakan jenis tiruan atau biasa disebut KW.

"Menjelang perayaan malam tahun baru nanti kami lakukan upaya untuk menekan penyakit masyarakat semisal peredaran miras, prostitusi dan lain sebagainya. Siang ini kami mengamankan ratusan botol miras dan puluhan liter tuak dari sejumlah rumah di Kecamatan Cipedes," Kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Febry Kurniawan Ma'ruf di halaman Mapolresta.

Selain mengamankan ratusan botol miras siap jual tersebut, kepolisian mengamankan dua orang tersangka berinisial Y (43) dan W (50) yang merupakan pemilik dan diduga sebagai penjual.

Menyambut Tahun Baru 2019, Kirimkan Enam Meme Kocak Ini kepada Orang Terdekat Anda

Menurut Febry, berbagai merk miras impor tersebut kemungkinan akan dipasok ke tempat-tempat hiburan atau dijual di warung-warung penjual miras.

Mengenai asal pasokan ratusan botol miras impor yang diamankan tersebut, Febry mengatakan, belum bisa dikonfirmasi.

"Nanti akan kami kembangkan dari mana asal miras ini, akan kami tingkatkan," ujarnya.

Dua orang yang diamankan polisi, enggan memberikan pernyataan saat ditemui.

Keduanya diganjar tipiring dan juga Perda Tata Nilai Kota Tasikmalaya No 7 tahun 2017, ancaman 6 bulan dan denda Rp 50 juta.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved