5 Fakta Kasus Korupsi Dana Bencana Libatkan Pejabat Kementerian PUPR, KPK Pelajari Hukuman Mati

Hasil OTT KPK teranyar membuat banyak pihak kaget. Banyak pejabat Kementerian PUPR telibat korupsi dana proyek untuk wilayah bencana

5 Fakta Kasus Korupsi Dana Bencana Libatkan Pejabat Kementerian PUPR, KPK Pelajari Hukuman Mati
kompas.com
Logo KPK 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Hasil operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) teranyar membuat banyak pihak kaget.

OTT KPK berhasil menangkap 22 orang di sejumlah wilayah di Jakarta pada Jumat (28/12/2018), sekitar pukul 15.30 WIB.

Sebagian dari mereka adalah pejabat di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Selain pejabat di Kementerian PUPR, KPK mengamankan pejabat pembuat komitmen (PPK) hingga pihak swasta.

KPK menemukan dugaan akan terjadi transaksi suap terkait proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR atau disebut juga korupsi dana bencana.

Berikut adalah 5 fakta yang dirangkum Kompas.com terkait kasus korupsi dana bencana ini:

1. Tetapkan 8 orang sebagai tersangka

KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus ini.

Rinciannya, empat orang diduga sebagai pemberi dan empat orang diduga sebagai penerima.

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke tingkat penyidikan serta menetapkan 8 orang sebagai tersangka," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (29/12/2018) malam.

Proyek untuk Korban Tsunami di Palu Diduga Dikorupsi Oknum Pejabat Kementerian PUPR

Sepanjang 2018, Pejabat di 5 Kementerian Kabinet Jokowi Kena OTT KPK, Terbaru Kementerian PUPR

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved