Ada Anomali Misterius, Medan Magnet Bumi Terus Melemah, Para Ilmuwan Masih Kebingungan

Peristiwa anomali misterius yang dimaksud para peneliti adalah medan magnet yang terus melemah. Bagian dari pola yang bertahan dari 1.000 tahun

Ada Anomali Misterius, Medan Magnet Bumi Terus Melemah, Para Ilmuwan Masih Kebingungan
bbc
Prakiraan wajah bumi 250 juta tahun yang akan datang 

Dengan demikian, analisis artefak kuno yang selamat dari pembakaran ini mengungkapkan lebih dari sekadar praktik budaya nenek moyang orang Afrika Selatan.

"Kami mencari perilaku berulang anomali karena kami pikir itulah yang terjadi hari ini dan menyebabkan Anomali Atlantik Selatan," kata Tarduno.

"Kami menemukan bukti bahwa anomali ini telah terjadi di masa lalu, dan ini membantu kami mengontekstualisasikan perubahan saat ini di medan magnet," imbuhnya.

Artefak ini mengungkapkan bahwa melemahnya Anomali Atlantik Selatan bukanlah fenomena sejarah yang berdiri sendiri. Dampak Global Fluktuasi serupa terjadi pada tahun 400-450, 700-750, dan 1225-1550.

Fakta bahwa ada suatu pola memberi tahu kita bahwa posisi Anomali Atlantik Selatan bukanlah kebetulan geografis.

"Kami mendapatkan bukti yang lebih kuat bahwa ada sesuatu yang tidak biasa tentang batas inti-mantel di bawah Afrika yang dapat memiliki dampak penting pada medan magnet global," kata Tarduno.

Melemahnya medan magnet bumi saat ini, yang telah berlangsung selama 160 tahun terakhir, diperkirakan disebabkan oleh sebuah reservoir (danau bawah tanah) besar penuh dengan batuan padat.

Danau bawah tanah ini terletak sekitar 2.900 km di bawah benua Afrika dan disebut African Large Low Shear Velocity Province.

"Ini adalah fitur mendalam yang berusia puluhan juta tahun," para peneliti menjelaskan dalam The Conversation tahun lalu. "Sementara ribuan kilometer melintasi, batas-batasnya tajam," tambah mereka.

Gempa 2018 Dua Kali Lipat 2017, Benarkah Malam Tahun Baru Diguncang Gempa Besar? Ini Penjelasan BMKG

Ifan Seventeen Sudah Tertindih Atap Panggung Saat Tsunami, Hampir Nyerah Terombang-ambing di Laut

Daerah padat ini berada di antara besi cair panas dari inti luar Bumi dan mantel yang lebih kaku dan dingin. Area itu diperkirakan mengganggu besi yang membantu menghasilkan medan magnet bumi.

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved