Suara Gelegar Letusan Gunung Anak Krakatau Kian Kuat, Warga Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku Dievakuasi

Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) terus meningkat. Ribuan warga Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku di Lampung Selatan dievakuasi

Suara Gelegar Letusan Gunung Anak Krakatau Kian Kuat, Warga Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku Dievakuasi
KOMPAS/RIZA FATHONI
Aktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, BAKAUHENI- Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) terus meningkat dalam satu pekan terakhir. Suara letusannya pun disebut makin hari semakin kuat. 

Ribuan warga Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku di Lampung Selatan dievakuasi ke daratan, Rabu (26/12/2018).

Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku adalah pulau berpenghuni terdekat dengan Gunung Anak Krakatau.

Bahkan pada Kamis (27/12/2018) pukul 06.00 WIB, status Gunung Anak Krakatau ditingkatkan menjadi level III atau siaga, dari sebelumnya pada level II atau waspada.

Seorang warga Pulau Sebesi, Suganda mengungkapkan, gunung berapi tersebut mengeluarkan suara dentuman sepanjang hari.

Selain itu, debu dari aktivitas Gunung Anak Krakatau telah menyelimuti Pulau Sebesi, sejak akhir pekan lalu.

Jika Frets Butuan Datang, Barisan Winger Persib Bandung Bakal Semakin Mewah

Liverpool Bisa Juarai Liga Inggris Tanpa Terkalahkan, Kata Pelatih Arsenal Unai Emery

Hal tersebut membuat seluruh aktivitas warga di pulau terhenti.

"Sekarang, debu GAK menyelimuti pulau. Suara letusannya semakin kuat. Karena itu, kami minta dievakuasi karena khawatir dengan aktivitas GAK," kata Suganda, Rabu (26/12/2018).

Warga lain Pulau Sebesi, Abduraham mengatakan suara dentuman yang terdengar selalu diikuti kilatan yang menakutkan.

Pasca tsunami Banten dan Lampung, warga Pulau Sebesi dan Sebuku berhasil dievakuasi hari ini, Rabu (26/12/2018).
Pascatsunami Banten dan Lampung, warga Pulau Sebesi dan Sebuku dievakuasi pada Rabu (26/12/2018). (Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Suara dentuman seperti itu, kata dia, sebelumnya tidak terjadi meski aktivitas GAK meningkat.

Halaman
1234
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved