Pemkab Cirebon Optimis Jadikan Cirebon Sebagai Kampung Wisata di Jawa Barat
Keunikan Cirebon itu karena tidak perlu berkreasi. Sebab, Cirebon begitu kaya dengan produk lokalnya.
Penulis: Siti Masithoh | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon terus menggali sejumlah potensi desa yang ada.
Tujuannya, menjadikan Cirebon sebagai kampung wisata di Jawa Barat.
Hal itu disampaikan oleh Penjabat Bupati Cirebon, Dicky Saromi, usai pencanangan kampung wirausaha di Desa Battembat dan Kalitengah, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon Jumat (28/12/2018).
Menurutnya, Cirebon adalah masa depan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sebab, Cirebon itu unik.
Sebelum Tewas Ditembak, Letkol Dono Sempat Menelepon Calon Istri, Ini Percakapan Terakhirnya https://t.co/4jldeizrJ2 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 28, 2018
Banyak sisi lain dibandingkan Kota/Kabupaten lain di Jawa Barat.
"Cirebon itu akan menjadi metropolitan ketiga di Jawa Barat setelah Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi) dan Metropolitan Bandung," ujar Dicky.
Dia menjelaskan, keunikan Cirebon itu karena tidak perlu berkreasi. Sebab, Cirebon begitu kaya dengan produk lokalnya.
Produk lokal itu menurutnya hanya ada di Cirebon. Contohnya, nasi jamblang, docang, tahu gejrot, nasi lengko, dan jenis makanan lainnya yang tidak ada ditempat lain kecuali Cirebon.
• Rumah Warga Derwati Disapu Angin Kencang Tadi Sore, Genteng Rontok
Selain kuliner, produk lokal unggulan lainnya pun ada, batik trusmi dan Ciwaringin salah satunya. Ditambah lagi destinasi wisata di Cirebon pun sangat banyak.
"Semuanya potensi itu akan dilakukan pendampingan oleh pemerintah daerah secara intens. Agar Cirebon terus tumbuh dan berkembang. Sehingga dikenal di kancah nasional dan mancanegara," kata dia.
Faktanya yang menarik, sambung Dicky, setiap libur panjang dan akhir tahun menyambut tahun baru, seluruh hotel yang ada di Cirebon selalu penuh. Itu artinya, Cirebon mempunyai daya tarik sendiri bagi masyarakat luar kota.
"Sudah ada lima desa yang dicanangkan sebagai kampung wirausaha dan wisata, Desa Tegalwangi kampung rotan, Desa Jatimerta dan Astana Kecamatan Gunungjati yang dijadikan sebagai tempat wisata religi. Terkahir Desa Battembat dan Kalitengah. Selanjutnya, akan ada kampung kampung - kampung lainnya yang mampu mengantarkan Cirebon dikenal diberbagai daerah," ucapnya.
Segala potensi yang ada di Kabupaten Cirebon, pihaknya akan mengintegrasikan tujuan wisata dan wirausaha dengan pengusaha, baik itu PHRI, asosiasi travel agen, untuk merancang rute wisata.
Semua yang ada di Cirebon itu dianggap harus terjamah oleh para wisatawan dari berbagai daerah.
"Setelah tahun baru saya akan bicara dengan budayawan, PHRI, asosiasi travel agen, para pengusaha untuk merancang rute wisata. Semua rute itu wajib di kunjungi di Kabupaten Cirebon. Kalau tidak mengunjungi wisata kita akan berikan hukuman kepada agen wirausaha," paparnya.
Semua itu dilakukan agar taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat bisa merata.
"Tentunya, pemerintah akan terus melakukan perbaikan, utamanya dukungan infrastrutkur," tukasnya.
• Laporkan Hasil Reses III, DPRD Jabar Terima Aspirasi Soal Infrastruktur [VIDEO]