Menteri Jonan Sebut, Pihaknya Sudah Memiliki Alat Pendeteksi Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Ignasius Jonan mengatakan, pihaknya telah memiliki alat pendeteksi aktivitas Gunung Anak Karakatau.

Menteri Jonan Sebut, Pihaknya Sudah Memiliki Alat Pendeteksi Aktivitas Gunung Anak Krakatau
KOMPAS/RIZA FATHONI
Aktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Ignasius Jonan mengatakan, pihaknya telah memiliki alat pendeteksi aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Serang, Banten, Jumat (28/12/2018).

Alat yang disebut seismograf tersebut diletakkan di Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung.

Namun, saat ini yang berfungsi hanya satu seismograf di Pulau Sertung.

 Hal itu karena tiga seismograf di Gunung Anak Krakatau mengalami kerusakan saat letusan terjadi.

"Kalau alat-alat untuk mendeteksi aktivitas vulkanis anak Gunung Krakatau itu kan sudah ada ya, bisa dilihat seismografnya juga sudah ada," ujar Jonan.

Menhub Jonan meninjau penumpang kereta di Stasiun Gubeng Surabaya
Menhub Jonan meninjau penumpang kereta di Stasiun Gubeng Surabaya (KOMPAS.com/Achmad Faizal)

Material Erupsi Gunung Anak Krakatau Berupa Kerikil Kembali Terjang Kepulauan Seribu

Kenadati demikian, ESDM berencana memasang dua seismograf untuk mengganti alat pendeteksi yang rusak tersebut.

Kepala Badan Geologi ESDM Rudy Suhendar mengatakan dua seismograf tersebut tidak akan dipasang di Gunung Anak Krakatau, melainkan di Pulau Rakata dan Pulau Panjang.

Ia menambahkan, pemasangan akan dilakukan jika situasi di kawasan tersebut sudah masuk dalam kategori aman.

"Kalau kondisinya sudah agak tenang, mungkin kita bisa mendarat di Pulau Panjang dan Pulau Rakata, karena mereka masuk dalam radius 5 kilometer," kata Rudy.

Dalam kunjungan Jonan ke pos pengamatan tersebut, ia turut ditemani Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rudy Suhendar, serta Sekretaris Badan Geologi Antonius Ratdomopurbo.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Dua Seismograf Akan Dipasang di Pulau Rakata dan Pulau Panjang untuk Pantau Gunung Anak Krakatau".

Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved