Mal-mal di Bandung Sekarang Wajib Punya Musala yang Layak, Tak Boleh Ditempatkan di Basement

Bagi pemilik mal siap-siap menyediakan tempat ibadah karena Pemkot Bandung dan DPRD Kota Bandung telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda).

Mal-mal di Bandung Sekarang Wajib Punya Musala yang Layak, Tak Boleh Ditempatkan di Basement
Tribun Jabar/Cipta Permana
Wali Kota Bandung Oded M Danial di Hotel Asrilia. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bagi pemilik mal siap-siap menyediakan tempat ibadah karena Pemkot Bandung dan DPRD Kota Bandung telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Bangunan Gedung.

Perda Bangunan di antaranya mengatur tentang tempat ibadah umat muslim, setiap mal diwajibkan menyediakan musala.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial minta semua bangunan khusus nya tempat shopping agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

"Mang Oded berharap, semua gedung perbelanjaan menyediakan tempat ibadah untuk membuat nyaman pengunjung," ujar Mang Oded sapaan akrab orang nomor satu di Kota Bandung di Hotel Jalan Lembong, Jumat (28/12/2018).

Ilustrasi mal.
Ilustrasi mal. (TRIBUNJABAR.CO.ID/ISAL MAWARDI)

Menurut Oded M Danial, para pengusaha seharusnya berpikir dengan memberikan kenyaman tempat ibadah, otomatis pengunjung akan kembali berbelanja karena merasa nyaman, bisa berbelanja dan tak ketinggalan kewajiban salat.

"Jika musala ditempatkan di basement, terus terang saja, Mang Oded, malas kembali lagi untuk shopping," ujarnya.

Sementara itu anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Tedi Rusmawan mengatakan, mushla atau tempat ibadah adalah salah satu yang diatur di dalam gedung yang diatur di Perda Bangunan Gedung terbaru merevisi Perda no 5 tahun 2010.

Menyambut Natal, Pohon Natal Sudah Berdiri di Ciwalk Bandung, Jadi Latar Selfie Pengunjung

"Musala harus di tempat yang layak, tidak boleh ditempatkan di basement," ujar Teddy di Gedung DPRD, Jumat.

Menurut Tedi, gedung yang wajib sediakan tempat ibadah yang berfungsi gedung komersial, pusat pembelajaan, hotel, hunian rusun, dan apartemen paling sedikit 5 persen dari luas lantai bangunan digunakan untuk tempat ibadah.

Direvisinya Perda tentang bangunan diharapkan di Kota Bandung ke depan setiap pembangunan dalam surat izin mendirikan bangunan diwajibkan menyediaka musala yang layak.

Ilustrasi mal.
Ilustrasi mal. (Tribun Jabar/Siti Fatimah)

Tedi mengatakan, ditetapkannya Perda maka ke depan tidak akan ada lagi kondisi musala seperti saat ini , kumuh dan apa adanya.

"Tempat ibadah itu harus dimuliakan agar khusuk menjalankannya," ujar Tedi.

Tedi mengatakan, kewajiban sediakan mushola 5 persen dari luas bangunan setiap lantai berlaku bagi bangunan baru, jika tidak bersedia maka IMB tidak akan dikeluarkan.

Penulis: Tiah SM
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved