Tsunami di Selat Sunda

Kisah Tati Rumsiati Selamat dari Tsunami Banten, Terbangun dalam Keadaan Seolah-olah Berenang

Tsunami di Pantai Pandeglang, Banten, dan Lampung Selatan pada Sabtu (22/12/2018) masih diingat oleh Tati Rumsiati beserta keluarga besarnya

Penulis: Siti Masithoh | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Tati Rumsiati mengisahkan bagaimana ia dan keluarganya bisa selamat dari tsunami saat mereka berlibur Banten, Sabtu (22/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Tsunami di Pantai Pandeglang, Banten, dan Lampung Selatan pada Sabtu (22/12/2018) masih diingat oleh Tati Rumsiati beserta keluarga besarnya.

Tsunami itu menjadi pelajaran berharga bagi Tati Rumsiati (49) beserta lima keluarga lainnya. Ada 22 orang anggota keluarga besarnya selamat dari peristiwa tersebut.

Tati Rumsiati pun merasa sangat bersyukur menjadi orang yang selamat atas peristiwa tersebut.

Mulanya, Tati Rumsiati beserta keluarga besarnya pergi ke Banten untuk berlibur. Mereka biasa berlibur dalam agenda tahunan keluarga.

"Biasanya kalau akhir tahun itu kan suka kumpul. Tahun ini liburan ke Banten. Awalnya kata suami, kalau anak saya ikut, kita boleh pergi. Terus anak saya mau dan akhirnya kita liburan ke sana," katanya saat ditemui di kediamannya, di Blok Wage, Desa Beber, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Kamis (27/12/2018) sore.

Prakiraan Cuaca BMKG: Purwakarta Diprediksi Berawan Sepanjang Hari

Berita Terpopuler Persib - Satu Pemain Dikabarkan Sudah Deal dengan Maung Bandung, Siapa?

Kondisi pascatsunami Selat Sunda yang menerjang pesisir Banten dan Lampung Selatan, Sabtu (24/12/2018) malam.
Kondisi pascatsunami Selat Sunda yang menerjang pesisir Banten dan Lampung Selatan, Sabtu (24/12/2018) malam. (Istimewa.)

Kemudian Tati beserta suaminya, Andi Suhandi dan kedua anak mereka, Yudo Cakra Pangestu dan Tasya Dinatia, berangkat menemui keluarga besarnya pada Sabtu (22/12/2018) sekitar pukul 07.00 WIB di Tol Rawamangun.

Dari situ, sebanyak enam keluarga pergi menuju Banten dan tiba di Resort Cinibung Banten sekitar pukul 18.00 WIB.

Sesampainya di sana, semua anggota keluarga melaksanakan salat.

"Saya pikir ya sudah salat aja dulu, nanti baru besoknya kita jalan-jalan," kata Tati Rumsiati.

Dari situ semua anggota keluarga beristirahat di kamar masing-masing. Tiba-tiba, sekitar pukul 21.30 WIB, Tati terbangun dalam keadaan seolah-olah berenang.

Saat itu tidak ada listrik, tidak ada sinyal, dan posisi air sudah sekitar dua meter.

 Tati Rumsiati beserta keluarganya tidak sadar saat tsunami datang karena sedang tertidur.


Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved