Ungkap Larangan Hadir di Mata Najwa, Fakhri Husaini: Ratu Tisha Telepon 1 Jam, Takut PSSI Dibantai

Fakhri Husaini, mantan pelatih Timnas U-16 Indonesia, mengungkapkan larangan petinggi PSSI terhadapnya untuk hadir dalam acara Mata Najwa.

Ungkap Larangan Hadir di Mata Najwa, Fakhri Husaini: Ratu Tisha Telepon 1 Jam, Takut PSSI Dibantai
PSSI
Mantan pelatih Timnas U-16 Indonesia, Fakhri Husaini 

TRIBUNJABAR.ID- Fakhri Husaini, mantan pelatih Timnas U-16 Indonesia, mengungkapkan larangan petinggi PSSI terhadapnya untuk hadir dalam acara Mata Najwa.

Seperti diketahui, Fakhri Husaini menjadi bintang tamu dalam acara Mata Najwa yang live di Trans 7, Rabu (28/11/2018).

Satu di antara petinggi PSSI yang melarang Fakhri Husaini datang ke Mata Najwa adalah Sekjen PSSI, Ratu Tisha.

Dalam acara yang bertajuk "PSSI Bisa Apa Jilid 1" itu, Fakhri Husaini  hadir untuk menanggapi soal dugaan pengaturan skor di kompetisi sepak bola Indonesia.

Sebagai pelatih Timnas U-16 Indonesia, Fakhri Husaini berbicara tentang pengaruh pengaturan skor terhadap pemain-pemain muda masa depan Indonesia.

Buntut Kasus Pengaturan Skor, PS Mojokerto Putra Dicoret dari Liga, Pemainnya Dihukum Seumur Hidup

Satgas Anti Mafia Bola Terima Banyak Laporan Dugaan Pengaturan Skor, Terjadi di Liga Indonesia

Pelatih Timnas U-16 Indonesia, Fakhri Husaini, memeluk pemainnya setelah mengalahkan Timnas U-16 Vietnam 4-2 pada laga ketiga Grup A Piala AFF U-16 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (2/8/2018) malam.
Pelatih Timnas U-16 Indonesia, Fakhri Husaini, memeluk pemainnya setelah mengalahkan Timnas U-16 Vietnam 4-2 pada laga ketiga Grup A Piala AFF U-16 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (2/8/2018) malam. (BOLASPORT.COM/SUCI RAHAYU)

Sebelum menghadiri acara tersebut, ada pihak yang melarang Fakhri muncul di televisi.

Salah satu di antara mereka, ucap Fakhri Husaini, adalah Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria.

Fakhri Husaini tak menghiraukan larangan tersebut dan tetap menghadiri acara Mata Najwa.

"Ada perbedaan pendapat yang tajam dan saya mengakui itu. Contoh, saya dilarang-larang datang ke Mata Najwa," kata Fakhri Husaini kepada wartawan, Rabu (26/12/2018).

"Yang ngelarang ada tiga orang yang telepon sebelum saya berangkat ke Mata Najwa, yang terakhir telepon dan panjang itu Sekjen. Hampir satu jam telepon," ujar dia.

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved