Ini Video Bupati KBB Minta Guru Honorer Pilih Anaknya sebagai Caleg, Buntutnya Dilaporkan ke Bawaslu

Dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB), Aa Umbara...

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB), Aa Umbara Sutisna, laporannya telah masuk ke Bawaslu KBB, Rabu (26/12/2018). Hal itu diakui oleh Ketua Bawaslu KBB, Cecep Rahmat.

Menurut Cecep Rahmat, laporan terkait pelanggaran pemilu yang diduga dilakukan Aa Umbara telah masuk ke Bawaslu karena ada yang melapor. Pelapor, kata Cecep datang ke Kantor Bawaslu membawa bukti sebuah rekaman video.

"Laporan kemarin kami terima. Pelapor datang pada pukul 13.00 WIB membawa bukti video. Hari ini kami rencana akan lakukan kajian bersama tim," katanya saat dihubungi Tribun, Kamis (27/12/2018).

Ketika disinggung terkait bukti rekaman video sebagai alat bukti, Cecep menjelaskan hal itu diperbolehkan saja untuk melaporkan ke Bawaslu, asalkan rentang waktunya selama seminggu dari ketika mengetahui adanya dugaan pelanggaran.

"Jadi, jika ada masyarakat yang mengetahui adanya dugaan pelanggaran misalnya hari kemarin, lalu bisa dilaporkan hari ini dan meskipun jika pelanggaran itu memang baru diketahui saat ini," ujarnya seraya menyebut dalam waktu seminggu pihaknya akan mengkaji dan melakukan klarifikasi terkait sebuah kasus.

Hari Ini Hari Lahir Nike Ardilla, Simak Kebaikan-kebaikan Nike Ardilla Seperti Dituturkan Sahabatnya

Sebelumnya, beredar rekaman video yang menampilkan sosok Aa Umbara saat mengadakan pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan dan sejumlah guru honorer yang diduga dilakukan di dalam ruangan dinasnya.

Dalam video tersebut, Aa Umbara masih mengenakan pakaian dinas dan rekaman pun diambil oleh salah seorang tamu Aa Umbara saat tengah berbincang-bincang. Video berdurasi 1 menit 22 detik menampilkan isyarat Aa Umbarayang menginginkan para guru honorer untuk memilih anaknya, Rian Firmansyah yang maju sebagai caleg DPR RI dapil KBB dan Kabupaten Bandung, serta adiknya, Usep Sukarna yang maju sebagai caleg DPRD Jabar.

Aa Umbara pun menanggapi perihal kasus tersebut. Menurutnya, dia tak ada niatan untuk berkampanye. Hanya, karena hubungan emosional Rian dan Usep sebagai anak dan adiknya sehingga dia menjadi spontanitas saat mengobrol dengan orang.

 "Saya spontanitas kok. Lagipula gak sebut apa-apa dan saya gak tahu ada yang merekamnya. Tapi, saya tahu siapa yang merekam itu dan saya hanya tersenyum saja saat mendengar berita itu," katanya di Lembang, Kamis (27/12/2018).

Ketika ditanyakan terkait kemungkinan akan datang jika ada panggilan dari Bawaslu, Aa Umbara pun menegaskan dirinya akan kooperatif dan penuhi panggilan Bawaslu jika dipanggil.

"Ya pastilah akan datang. Yang kemarin-kemarin juga saya datang kok. Dan jika yang kasus ini dipanggil ya saya akan kooperatif," katanya.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved