Tsunami di Selat Sunda

Update Korban Tsunami di Selat Sunda: Korban Tewas di Lampung Tembus 113 Jiwa

Korban meninggal diperkirakan masih akan bisa bertambah. Pasalnya masih ada warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya.

Update Korban Tsunami di Selat Sunda: Korban Tewas di Lampung Tembus 113 Jiwa
Kolase Tribun Jabar (Tribun Lampung/Dok BNPB)
Puji, nelayan yang jadi korban tsunami Selat Sunda, dengar longsor Gunung Anak Krakatau 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNNEWS.COM, LAMSEL – Sampai dengan pagi ini, Rabu (26/12), jumlah korban meninggal dunia akibat gelombang tsunami di Selat Sunda yang menerjang pesisir kabupaten Lampung Selatan sebanyak 113 orang.

“Semalam ada tiga korban meninggal kembali ditemukan oleh tim yang melakukan pencaharian,” kata plt kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan Sefri Masdian kepada tribun.

Korban meninggal diperkirakan masih akan bisa bertambah. Pasalnya masih ada warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya.

Seperti di desa Way Muli Timur warga yang dilaporkan hilang dan belum diketahui nasibnya.

Pemerintah kabupaten Lampung Selatan telah mendirikan posko tanggap darurat di desa Way Muli dan juga desa Kunjir yang merupakan dua desa terparah terkena dampak terjangan tsunami.

Posko juga didirikan disejumlah desa lainnya yang juga terkena dampak dari terjangan gelombang tsunami. Bantuan bagi korban pun terus mengalir berdatangan dari berbagai pihak.

Banyaknya warga yang ingin memberikan bantuan secara langsung ke lokasi terjadinya terjangan tsunami membuat arus lalulintas di kawasan pesisir kecamatan Rajabasa pun menjadi macet.(*)

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Korban Meninggal Akibat Tsunami di Lamsel Sampai Pagi Ini Tercatat 113 Orang

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved