Tsunami di Selat Sunda

Kondisi Terkini Jalan Raya Serang-Pandeglang Usai Diterjang Tsunami di Selat Sunda

Sejauh ini untuk melakukan evakuasi, pihaknya telah mengerahkan alat berat. Sebanyak 5 excavator, 2 loader, 2 dumpt truck, dan 6 mobil tangki air.

Kondisi Terkini Jalan Raya Serang-Pandeglang Usai Diterjang Tsunami di Selat Sunda
TRIBUNNEWS.COM/Yanuar Nurcholis Majid
Kondisi jalan raya Pantai Carita-Anyer usai diterjang tsunami di Selat Sunda. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJABAR.ID, PANDEGLANG - Evakuasi yang dilakukan untuk mencari korban terjangan tsunami di Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu malam masih terus dilakukan.

Namun akses jalan di beberapa daaerah masih belum bisa dijangkau.

Kepala Pusat data Inormasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan ada jalan yang putus dan ada yang tertutup pohon dan material yang hanyut akibat terjangan Tsunami.

"jalan Raya Serang - Padeglang putus akibat terjangan Tsunami. Jalan raya Tanjung Lesung dari pagi sampai siang tertutup pohon dan material yang terbawa air. Jalan Anyer belum bisa dilalui oleh kendaran umum," ungkapnya saat jumpa pers di kantor BPBD DIY, Minggu (23/12/2018).

Sejauh ini untuk melakukan evakuasi, pihaknya telah mengerahkan alat berat. Sebanyak 5 excavator, 2 loader, 2 dumpt truck, dan 6 mobil tangki air.

"Alat berat sudah kita kerahkan untuk membantu evakuasi. Sudah ada helikopter yang tadi terbang untuk memantau dampak kerusakan di sepanjang Ayer, Carita, juga termasuk kabupaten Lampung Selatan, dan daerah lain. Penanganan darutat akan terus dilakukan," jelasnya.

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved