Kejahatan Kemanusiaan Terjadi di Uighur, Eddy Soeparno Kecam Tindakan Kekerasan

Eddy Soeparno mengecam kekerasan dan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan terhadap muslim Uighur.

Kejahatan Kemanusiaan Terjadi di Uighur, Eddy Soeparno Kecam Tindakan Kekerasan
istimewa
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Eddy Soeparno bersama para habaib dan tokoh ulama Kota Bogor menghadiri acara peringatan maulid Nabi Muhammad Saw 1440 H beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJABAR.ID, BOGOR - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Eddy Soeparno mengecam tindakan kekerasan terhadap muslim Uighur di Cina. Tindakan itu menurutnya sudah menjadi kejahatan kemanusiaan.

“Merupakan kewajiban kita sebagai bangsa. Apalagi sebagai bangsa muslim terbesar seluruh dunia untuk mengecam kejadian tersebut," kata Eddy Soeparno di Bogor, Jumat (21/12/2018).

Berdasarkan hasil investigasi UN Committee on the Elimination of Racial Discrimination dan Amnesty International and Human Rights Watch, sekitar dua juta warga muslim Uighur di Provinsi Xinjiang mengalami penyiksaan, pengucilan, dan pelarangan menjalankan ajaran agama.

"Sudah ada bukti-bukti. Sebagai bangsa minimal mengecam tindakan itu,” ucap Eddy Soeparno.

Eddy Soeparno menambahkan Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Modal tersebut sudah cukup bagi bangsa Indonesia untuk punya sikap melihat persekusi yang terjadi.

"Kita ini negara dengan penduduk mayoritas muslim, hal itu modal kita sebagai bangsa untuk punya sikap," ujar Eddy Soeparno.

Eddy Soeparno mengaitkannya dengan isi Pembukaan UUD 1945 yang dibuat oleh para pendiri bangsa. Dalam Pembukaan UUD 1945 tidak dibenarkan adanya penjajahan.

"Kalau ada kejahatan apalagi kejahatannya kemanusiaan, tentu kita harus bereaksi," kata Eddy Soeparno.

Eddy Soeparno tidak ingin sebagai bangsa, Indonesia dengan penduduk muslim terbesar di dunia abai melihat kejahatan terhadap sesama muslim. Kejadian kekerasan muslim Uighur sudah menjadi perhatian dunia.

"Jangan sampai kita dicatat dalam sejarah sebagai negara muslim terbesar tetapi mengabaikan nasib saudara-saudara kita sesama muslim yang terkena musibah, kejahatan kemanusiaan seperti Rohingya dan Uighur saat ini," ujar Eddy Soeparno.

Editor: taufik ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved