Breaking News:

Pernyataan Fadli Zon Bahwa Habib Bahar bin Smith Telah Dikriminalisasi Dinilai Ngaco dan Bodoh

Menurut dia, motif pemukulan jelas Habib Bahar bin Smith karena merasa dilecehkan dan sakit hati terhadap anak yang telah dipukulnya.

Editor: Ravianto
youtube@danasusanto
Pria diduga Habib Bahar bin Smith (membelakangi kamera) sedang menginterogasi bocah. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pengamat hukum, C. Suhadi, menilai proses penegakan hukum terhadap Habib Bahar bin Smith bin Smith sudah sesuai prosedur.

Sehingga, pernyataan sejumlah pihak terkait upaya kriminalisasi kepada Habib Bahar bin Smith tidak tepat.

Dia menjelaskan, pernyataan kriminalisasi tak benar dan terkesan tendensius, karena apa yang menimpa Habib Bahar bin Smith, bukan kriminalisasi tetapi tindak pidana yang diatur di pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

"Di mana yang bersangkutan selaku Habib telah melakukan pemukulan/penganiayaan terhadap anak kecil. Dan perbuatan Habieb Bahar tersebut nyata terlihat dari rekaman video yang beredar di media sosial," kata dia, saat dihubungi, Kamis (20/12/2018).

Menurut dia, motif pemukulan jelas Habib Bahar bin Smith karena merasa dilecehkan dan sakit hati terhadap anak yang telah dipukulnya.

Jadi hal sudah menjadi ranah tindak pidana tersebut dikait-kaitkan dengan Pemerintah/Presiden Joko Widodo.

Sehingga, kata dia, jika masih dikait-kaitkan upaya kriminalisasi maka itu merupakan sebuah pemikiran yang ngaco dan bodoh.

Dia menegaskan, tidak ada yang namanya hukum harus begini harus begitu. Apalagi jika sudah melakukan tindakan kriminal maka tidak ada toleransi siapapun yang telah melakukan tindakan kriminal harus dihukum.

"Negara ini adalah negara hukum, segala berkaitan dengan pelanggaran hukum maka harus diproses. Jangan ada pandang bulu," tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai penahanan Habib Bahar bin Smith sebagai kriminalisasi ulama.

Menurutnya, penahanan Habib Bahar bin Smith ini sebagai bentuk diskriminasi hukum.

Habib Bahar bin Smith telah ditahan oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat.

Polda Jabar menetapkan Habib Bahar bin Smith bin Smith untuk ditahan dalam kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyolan anak pada sekitar awal bulan Desember 2018, dan penahanan telah dilakukan sejak tanggal 18 Desember 2018.(*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved