Kepala Daerah dari Kader PDIP Paling Banyak Kena OTT KPK, Kata Setara Institute

"Jika merujuk data, kader-kader PDIP justru yang menduduki peringkat pertama terjaring OTT KPK," ujar Ketua Setara Institute, Hendardi

Kepala Daerah dari Kader PDIP Paling Banyak Kena OTT KPK, Kata Setara Institute
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Direktur Setara Institute Hendardi 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Setara Institute menyebut Kader PDIP menjadi penyumbang terbanyak dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepanjang tahun 2018.

Berdasarkan catatan Setara Institute, delapan kepala daerah dari partai berlambang banteng moncong putih itu yang terjerat kasus korupsi.

Kedelapan orang tersebut antara lain mantan Bupati Ngada Marianus Sae, mantan Bupati Bandung Barat Abubakar, mantan Bupati Purbalingga Tasdi, dan mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar.

"Jika merujuk data, kader-kader PDIP justru yang menduduki peringkat pertama terjaring OTT KPK," ujar Ketua Setara Institute, Hendardi, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2018).

Selain itu, masih ada nama mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, mantan Bupati Labuhan Batu Pangonal Harahap, mantan Bupati Buton Selatan Agus Deisal Hidayat dan mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra.

Ria Rikma, Perempuan Asal Sumedang yang Sukses Jadi Model, Kepribadiannya Ternyata Pemalu & Pendiam

Komposisi Pemain Asing di Liga 1 Bisa Saja Berubah, Begini Kata Direktur PT Liga Indonesia Baru

Hendardi melihat penindakan oleh KPK ini dilakukan tanpa pandang bulu.

Alasannya, kata dia, karena meskipun PDIP merupakan partai penguasa, tak luput dari OTT KPK.

Sementara itu, Ketua bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan mengakui hal tersebut.

Trimedya Panjaitan menegaskan partainya tak memberikan toleransi kepada pelaku korupsi, termasuk para kadernya.

"Kalau ada (kader PDIP) yang terkena OTT dilakukan pemecatan segera dan kepada mereka tidak ada yang diberikan bantuan hukum," kata Trimedya.

Dari data yang dihimpun SETARA Institute, Golkar menjadi partai kedua yang kadernya paling banyak terjaring OTT dengan jumlah 5 kader.

Demokrat, PAN, dan Nasdem sama-sama menyumbang dua kader sedangkan Partai Berkarya dan Perindo dengan satu kader.  (Vincentius Jyestha Candraditya)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Setara Institute: Kader PDIP Ranking Pertama Terjaring OTT KPK Sepanjang 2018

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved