Muslim Uighur Tak Pernah Bebas Berislam, Menggunakan Nama-nama Muslim untuk Anak Pun Dilarang

Jika orang tua di Xinjiang melanggar, maka si anak akan hilang semua haknya atas layanan kesehatan dan pendidikan

Muslim Uighur Tak Pernah Bebas Berislam, Menggunakan Nama-nama Muslim untuk Anak Pun Dilarang
Istimewa
Etnis Uighur, etnis Muslim yang mendominasi hampir setengah populasi Xinjiang. 

Namun hanya berselang tiga tahun setelah potret satelit tahun 2015 itu, foto terbaru didapat pada April 2018. Lahan kosong itu telah berubah menjadi sebuah bangunan besar, masif, seperti ditembok tinggi tanda fasilitas keamanan nomor satu.

Investigasi yang diwartakan BBC menyebut, bangunan baru itu dikelilingi oleh 2 km panjang pagar dan 16 menara penjaga seperti sebuah bangunan penjara. Di titik inilah, masalah persekusi atas Muslim Uighur, memuncak ke permukaan.

Masih dalam laporan Amnesty International dan Human Right Watch, sejumlah etnis Uighur di Xinjiang dipaksa untuk bersumpah setia kepada Presiden Cina Xi Jinping.

Tak sedikit dari mereka yang ditahan tanpa alasan dan batas waktu. Lokasi penahanan besar ini salah satunya diduga berada di area terpencil, bernama Dabancheng.

Meluas dari wilayah Dabancheng, investigasi lebih lanjut sejumlah pihak bahkan menyebut ada ratusan fasilitas keamanan lain yang dibangun di Xinjiang sampai akhir 2018 ini.

Sebuah lembaga ruang angkasa multinasional bernama GMV memiliki data tentang jumlah pasti fasilitas keamanan yang mereka temukan dari pantauan satelit khusus.

Analisis terbaru menyatakan sedikitnya ada 101 fasilitas keamanan tingkat tinggi yang terdeteksi di Xinjiang.

Meski Pemerintah Cina menyangkal bahwa fasilitas tersebut hanya sebagai gedung pendidikan vokasi (keahlian khusus), tapi banyak bukti satelit menunjukkan hal yang berbeda.

Identifikasi GMV menyatakan, fasilitas keamanan yang mereka temukan lebih mengarah ke fasilitas tertutup, raksasa, punya pagar besi dan beton, dan punya menara pemantau untuk mengontrol pergerakan siapapun di dalamnya.

Ini serupa dengan sebuah penjara raksasa ketimbang bangunan pelatihan.

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved