Euis Kaget Lihat Anaknya Muntah-muntah dan Pucat, Keracunan Setelah Santap Jajanan Cilung dan Susu

Euis kaget melihat anaknya tiba-tiba muntah dan mukanya pucat. Anaknya keracunan setelah menyantap jajanan cilung dan susu.

Euis Kaget Lihat Anaknya Muntah-muntah dan Pucat, Keracunan Setelah Santap Jajanan Cilung dan Susu
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Seorang warga menunjukkan lokasi pedagang yang menjual cilung dan susu di Lapangan Haur Siti Munigar, RT 3/2, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puluhan anak diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap jajanan berupa cilung dan susu di daerah Lapangan Haur Siti Munigar, RT 3/2, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Minggu (16/12/2018) sore.

Kejadian ini baru diketahui para orang tua ketika anak mereka mengalami mual dan muntah.

Euis (40) yang anaknya menjadi korban mengatakan, saat itu ia melihat anaknya tiba-tiba muntah setelah sebelumnya menyantap makanan cilung dan meminum susu.

"Kejadiannya anak saya jajan cilung dan susu di kemasan plastik gitu. Sekitar pukul 16.00 WIB. Terasanya pas pulang ngaji, tiba-tiba anak saya muntah-muntah, mukanya pucet, muntahnya sampai 6 kali, dikira sakit, tapi pas saya lihat tetangga, semua anak-anaknya sama pada mual dan muntah," ujar Euis saat ditemui Tribun Jabar di lokasi, Senin (17/12/2018).

Ia pun bergegas membawa anaknya ke Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak di Jalan Astana Anyar, Kota Bandung sekitar pukul 18.00 WIB. Orang tua korban yang lain pun melakukan hal yang sama.

Euis menambahkan saat tiba dirumah rumah sakit anaknya diperiksa di IGD.

"Alhamdulillah pas diperiksa tidak apa-apa, cuma dokter memberikan obat saja, ini lihat anak saya sudah bisa main lagi," ujarnya.

Santap Jajanan Cilung, 20 Anak di Astanaanyar Keracunan

Hal serupa dialami Fera Anggraeni (19). Ia merasa pusing dan mual setelah membeli jajanan cilung dan susu yang dijual pedagang tersebut.

"Iya, biasanya mah engga kenapa-kenapa makan itu, da udah lama jualan di sini si mang-nya. Tapi kemarin mah habis makan itu tiba tiba mual sama pusing lalu muntah," ujarnya.

Kepala Seksi Pelayanan dan Punanjang Medik, RSKIA Astana anyar, Dr. Nuning Nurvita Rahayu membenarkan adanya belasan anak-anak yang datang mengaku keracunan.

"Jumlahnya ada 17 anak. Umurnya yang paling kecil lima tahun dan yang paling besar 19 tahun, kalau bilang setelah minum susu, ya, mereka langsung datang ke IGD diperiksa dicek," ujar Nuning saat ditemui Tribun Jabar di RSKIA Astanaanyar, Kota Bandung.

Nuning menambahkan ia mendapatkan laporan dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) kondisi anak-anaknya masih baik.

"Kebanyakan, sih, keadaannya masih baik, mereka dehidrasi ringan aja sehingga tidak ada yang di rawat di sini, masih boleh dipulangkan serta dikasih obat untuk diminum di rumah,"ujarnya

Ia pun berpesan kepada orang tua harus menjaga jajanan yang dibeli anak-anaknya. Jangan sembarangan membeli jajanan.

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved