Berbagai Upaya Dilakulan DPPKB Sumedang untuk Cegah Pernikahan Dini

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sumedang, menyebutkan, telah melakukan sosialisasi pencegahan pernikahan dini.

Berbagai Upaya Dilakulan DPPKB Sumedang untuk Cegah Pernikahan Dini
Ilustrasi pernikahan 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sumedang, menyebutkan, telah melakukan sosialisasi pencegahan pernikahan dini.

Dalam hal tersebut, DPPKB melakukan sebuah sosialiasi dengan melibatkan para pelajar dari SMP, SMA, universitas di Kabupaten Sumedang, serta kelompok pusat informasi dankonsultasi remaja.

Kepala DPPKB Kabupaten Sumedang, Nasam, mengatakan, materi yang disampaikan pada permasalahan tersebut, yakni diberikan pentingnya harus berusia dewasa untuk melaksanakan pernikahan.


"Yang terjadi saat ini, banyak anak usia 14-15 yang melakukan pernikahan dini, dari total populasi di Sumedang, satu persennya melakukan nikah dini," kata Nasam beberapa waktu lalu (14/12/2018) di Kabupaten Sumedang.

Selain itu, DPPKB pun melaksanakan program kampung keluarga bencana (KB) adalah upaya untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.

Hal tersebut sesuai amanat Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan serta pembangunan keluarga dan Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 1994 tentang penyelenggaraan pembangunan keluarga sejahtera.

Nasam mengatakan, kampung KB adalah salah satu langkah dan upaya pemerintah tidak hanya mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, melainkan meningkatkan taraf dan kualitas hidup masyarakat.

Ini Hadis yang Dipaparkan KH Buchori Amin Sebelum Meninggal Dunia saat Ceramah

Peningkatan ini nantinya dilakukan melalui berbagai program, dengan harapan ekonomi kuat menjadi kuat, ketahanan keluarga kuat, dan aman," katanya.

Nasam mengatakan, salah satu dusun di Kabupaten Sumedang yang baru saja dicanangkan menjadi kampung KB adalah Dusun Pasirluhur, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor.

Setelah dicanangkan, kelembagaan KB di Desa Cipacing untuk meningkatkan kualitas masyarakat, di antaranya meliputi penguatan keagamaan, lingkungan, reproduksi, dan ekonomi.

"Terbukti, di Kabupaten Sumedang ada kampung KB yang telah berhasil, sehingga pemerintah desa menganggarkan seperempat anggaran desa untuk kemajuan kampung KB," katanya.

Cari Hidangan Laut Segar yang Bisa Disantap Ramai-ramai di Bandung? Kunjungi Saja 4 Tempat Ini

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved