Breaking News:

Satu Pengeroyok Anggota TNI di Ciracas Sedang Mabuk saat Keroyok

Kapten Komaruddin kemudian mengecek bagian mesin motornya, namun tiba-tiba seorang juru parkir menggeser motornya sehingga mengenai kepala.

Editor: Ravianto
Kompas.com/SHERLY PUSPITA
Dua pelaku pengeroyokan anggota TNI di Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur yang telah diamankan polisi. Foto diambil pada Kamis (13/12/2018) di Mapolda Metro Jaya. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Roycke Harry Langie ungkapkan alasan mengapa lima tersangka pengeroyokan anggota TNI AL Kapten Komaruddin dan anggota TNI AD Pratu Rivonanda nekat lakukan aksi pada Senin (10/12/2018) yang lalu.

Di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (14/12/2018) Roycke Harry Langie mengungkapkan bahwa seorang tersangka atas nama Iwan saat itu terbukti dalam pengaruh minuman keras.

Namun berbeda halnya dengan keempat tersangka lainnya, mereka melakukan pengeroyokan dalam keadaan sadar.

Keempatnya yakni Suci Ramdhani (SR), Depi (D), Agus Pryantara (AP), Heriyanto Pandjaitan (HP).

"Memang ada satu tersangka terpengaruh minuman keras saat kejadian, itu yang inisial I (Iwan). (Tersangka) yang lain sesuai hasil pemeriksaan dalam kondisi normal (tidak terpengaruh minuman keras)," ujar Roycke Harry Langie.

Roycke Harry Langie menambahkan bahwa empat tersangka berani mengeroyok anggota TNI lantaran faktor psikologi massal.

"Kalau kaitan dengan terjadi pengeroyokan itu, ini merupakan psikologi massal, para tersangka melihat temannya (cekcok) kemudian secara bersama-sama melakukan suatu tindakan (membantu)," katanya.

Diberitakan sebelumnya, insiden ini bermula saat Kapten Komaruddin beserta anaknya selesai servis motor.

Keduanya berencana makan di sebuah warung di samping minimarket Arundina.

Saat hendak parkir, sang anak memberitahu bahwa knalpot motor ayahnya berasap.

Kapten Komaruddin kemudian mengecek bagian mesin motornya, namun tiba-tiba seorang juru parkir menggeser motornya sehingga mengenai kepala.

Dirinya lantas menegur juru parkir tersebut, namun justru keduanya terlibat cekcok hingga memicu datangnya para tersangka yang lain.

Anggota TNI AD Pratu Rivonanda yang tengah melintas mencoba membantu Kapten Komaruddin, namun justru ia juga menjadi korban pengeroyokan.

Pratu kemudian membawa kabur Kapten Komaruddin juga anaknya ke Barak Remaja Paspamres KPAD Cibubur dengan mengendarai sepeda motor.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tersangka dalam Pengaruh Miras Saat Keroyok Anggota TNI di Ciracas"

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved