Breaking News:

Pasutri Diduga Pengeroyok Anggota TNI di Ciracas Mengaku Tak Bisa Tidur Nyenyak

Menurutnya ada sekitar sepuluh petugas kepolisian berpakaian preman yang datang dengan 3 mobil ke rumah kontrakan mereka .

Editor: Ravianto
Instagram@Warung_jurnalis
Polisi menangkap Iwan dan Suci, pelaku pengeroyokan dua anggota TNI di Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur pada Senin (10/12/2018) lalu. 

TRIBUNNEWS.COM -- PASANGAN suami istri (Pasutri) terduga pelaku pengeroyokan anggota TNI di Ciracas yakni IH (31) dan SR (24) dibekuk tim gabungan kepolisian di sebuah rumah kontrakan di Gang Laskar, RT 15/6, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Cipayung, Depok, Kamis (13/12/2018) siang sekira pukul 13.30.

Saat dibekuk petugas tanpa perlawanan, keduanya disebut sedang sakit dan tidak enak badan.

Hal itu dikatakan kakak kandung SR, yang enggan disebutkan namanya, Jumat (14/12/2018).

Perempuan kakak kandung SR ini tinggal di rumah kontrakan di Cipayung, Depok, tempat dimana IH dan SR dibekuk petugas.

"Waktu ditangkap polisi, adik saya dan suaminya itu lagi sakit, karena kepikiran masalah pengeroyokan ini terus. Mereka gak enak badan dan merasa seperti masuk angin. Sebelum dibawa polisi mereka habis dikerok. Tadinya mau minta diurut juga badannya, tapi keburu ditangkap polisi kemaren," kata kakak SR di Cipayung, Depok.

Ia mengatakan adik kandung dan suaminya itu mengaku tak bisa tidur nyenyak usai kejadian pengeroyokan TNI yang mereka lakukan, Selasa (11/12/2018) lalu.

"Apalagi peristiwa itu jadi perbincangan dan omongan semua orang," katanya

Menurut sang kakak, adiknya SR bersama suaminya IH datang ke rumah kontrakannya Rabu (12/12/2018).

"Mereka sebenarnya mengontrak di Jakarta Timur. Begitu datang awalnya belum cerita apa-apa. Akhirnya mereka cerita juga soal pengeroyokan itu dan mengaku menyesal," kata dia.

Kakak SR mengaku merelakan adik dan adik iparnya digelandang ke Polda Metro Jaya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved