Breaking News:

Anggota TNI yang Terbukti Ikut Merusak dan Membakar Mapolsek Ciracas Bakal Dipecat

Anggota bisa dipenjara, dipecat dan hilang pekerjaan jika benar turut serta melakukan perusakan.

Editor: Ravianto
capture video
Mapolsek Ciracas Jakarta Timur dirusak dan dibakar oleh massa pada Selasa (11/12/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kapendam Jaya, Kolonel Inf Kristomei Sianturi, memastikan anggota TNI yang terbukti ikut serta merusak dan membakar Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur bakal dikenakan pidana militer yang dibuktikan di Pengadilan Militer.

"Pasti dong (kena pidana militer), harus peradilan militer. Ini lebih berat, saya pastikan lebih berat," ujar Kolonel Inf Kristomei Sianturi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/12/2018).

Kolonel Inf Kristomei Sianturi mengungkapkan sejumlah sanksi menunggu anggota yang terbukti melakukan pidana.

Anggota bisa dipenjara, dipecat dan hilang pekerjaan jika benar turut serta melakukan perusakan.

"Jadi saya minta bantuan masyarakat apabila ada yang mengetahui jika ada anggota TNI yang melakukan perusakan, laporkan kepada kami. Nanti kita usut," tegas Kolonel Inf Kristomei Sianturi.

Kolonel Inf Kristomei Sianturi mengungkapkan Kodam Jaya telah membentuk tim investigasi untuk mengusut dugaan keterlibatan anggotanya dalam perusakan ini.

Tim tersebut terdiri dari Kodam Jaya, Polisi Militer Angkatan Udara dan Polisi Militer Angkatan Laut.

Seperti diketahui, sekelompok massa merusak dan membakar Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (11/12/2018) sekitar pukul 23.00 WIB.

Massa juga membakar sejumlah kendaraan yang terparkir di Mapolsek Ciracas.

Akibat kebakaran di Mapolsek Ciracas tersebut, empat mobil pemadam diturunkan.(*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved