Viral di Media Sosial

Foto Gunung Semeru 'Bertopi' Viral di Medsos, Ternyata Fenomena Alam Biasa, Begini Penjelasannya

Warganet dihebohkan dengan fenomena alam nan unik di Gunung Semeru, Jawa Timur, Senin (10/12/2018).

Editor: Yongky Yulius
Twitter @Sutopo_PN
Fenomena Gunung Semeru Bertopi, Sutopo Nugroho Menjelaskan tentang fenomena tersebut dan berkata Cintamu Terayomi Meski Ada Turbulensi di Hatimu. 

TRIBUNJABAR.ID - Warganet di media sosial dihebohkan dengan fenomena alam nan unik di Gunung Semeru, Jawa Timur, Senin (10/12/2018).

Foto fenomena alam di Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu pun tersebar di media sosial.

Di foto yang beredar, tampak kabut berbentuk mirip topi mengelilingi puncak Gunung Semeru.

Jika dilihat dari kejauhan, Gunung Semeru tampak bertopi.

Fenomena unik ini lantas diabadikan oleh warga dan menyebar di media sosial serta jadi viral.

GUNUNG SEMERU -- Pemandangan langit dan awan saat dipotret dari Puncak Gunung Semeru, Mahameru. Foto ini diambil pada akhir Oktober 2012.
GUNUNG SEMERU -- Pemandangan langit dan awan saat dipotret dari Puncak Gunung Semeru, Mahameru. Foto ini diambil pada akhir Oktober 2012. (SURYAMALANG.COM/Eko Darmoko)

Di satu sisi, fenomena unik di puncak Gunung Semeru tersebut menakjubkan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho memberikan penjelasan terkait kondisi Gunung Semeru yang 'bertopi.'

Lewat akun Twitter-nya, Sutopo pun menjelaskan, jika fenomena Gunung Semeru 'bertopi' adalah fenomena alam yang biasa saja.

Viral di Medsos Fenomena Gunung Semeru Bertopi, Sutopo: Buat Foto Prewedding, Sungguh Memesona!

Sebab, puncak Gunung Semeru tertutup awan jenis lentikularis atau altocumulus lenticularis.

"Awan ini terbentuk akibat adanya pusaran angin di puncak," tulis Sutopo.

Pria asal Boyolali ini pun meminta masyarakat untuk bersikap biasa saja dan tidak mengaitkan fenomena ini dengan mistik atau politik.

"Ini fenomena alam biasa saja. Tidak usah dikaitkan dengan mistis apalagi politik," sambung Sutopo.

Suasana pendakian di lereng Mahameru, Gunung Semeru.
Suasana pendakian di lereng Mahameru, Gunung Semeru. (Surya/Dian Rekohadi)

Sementara itu, fenomena gunung berselimut awan lentikular ini merupakan hal yang kerap terjadi di gunung-gunung di wilayah Jawa Tengah.

Dikutip dari berbagai sumber, Lenticular Clouds atau awan Lenticular adalah sejenis awan yang unik yang biasanya terbentuk di sekitar bukit-bukit dan gunung-gunung akibat hasil pergerakkan udara di kawasan pergunungan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved