Eddy Soeparno: Tenaga Kerja Lokal Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN, Eddy Soeparno menginginkan tenaga kerja Indonesia mampu menjadi tuan di negeri sendiri.

Istimewa
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN, Eddy Soeparno menginginkan tenaga kerja Indonesia mampu menjadi tuan di negeri sendiri 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN, Eddy Soeparno menginginkan tenaga kerja Indonesia mampu menjadi tuan di negeri sendiri. Bebasnya pekerja asing masuk Indonesia dinilai menjadi kesempatan tenaga kerja lokal untuk meningatkan kualitas.

"Melalui transfer teknologi dan wawasan di berbagai bidang kedepannya tenaga kerja lokal kita harus menjadi tuan di negeri sendiri," ungkap Kang Eddy, sapaan karibnya, Selasa (11/12/2018).

Kang Eddy menilai warga Indonesia tidak terkecuali Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur memiliki peluang yang sama dengan warga negara lain untuk mendapatkan pekerjaan, tidak hanya di tanah air namun juga di negara lain.

"Warga Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur memiliki peluang yang sama dengan warga negara lain," tuturnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, tokoh masyarakat tersebut meminta pemerintah mengkaji ulang regulasi tenaga kerja untuk industri. Saat ini, ucapnya, tidak sedikit masyarakat kesulitan mendapat kerja karena maraknya tenaga kerja asing.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini masih terdapat tenaga kerja asing yang tidak memiliki keahlian khusus juga dapat bekerja di Indonesia.

Air Terjun Lembah Anai Tempat Laudya Cynthia Bella Prewed Meluap, Ini Foto-foto Keindahan Air Terjun

Hujan Deras Mulai Terjadi, Perubahan Cuaca di Bandung dan Sekitarnya Ternyata Masih Normal

"Saya imbau agar pemerintah berhati-hati dalam menerapkan kebijakan untuk pembukaan lapangan kerja, terutama untuk tenaga kerja asing yang tak memiliki kompetensi keahlian khusus yang tinggi," jelasnya.

Akibatnya, tenaga kerja lokal kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan. Maka dari itu, pemerintah harus tegas dan selektif atas tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia. Kang Eddy merasa tidak keberatan jika tenaga kerja tersebut memiliki keterampilan khusus yang belum dimiliki tenaga kerja lokal.

"Pemerintah harus tegas dan selektif untuk menyeleksi mereka yang ingin bekerja di Indonesia. Jangan sampai malah mengasingkan tenaga kerja kita," pungkasnya.

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved