Menara Eiffel dan Museum Louvre Akan Ditutup Sementara Mengantisipasi Aksi Massa Rompi Kuning

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, beberapa objek pariwisata di Paris akan ditutup pihak berwenang menyusul kekerasan yang terjadi.

Menara Eiffel dan Museum Louvre Akan Ditutup Sementara Mengantisipasi Aksi Massa Rompi Kuning
AFP/Bertrand Guay
Seorang demonstran mengenakan rompi kuning memegang bendera Perancis saat berdiri di lampu merah di Champs Elysee, di Paris, Perancis, Sabtu (24/11/2018). Massa rompi kuning kembali berunjuk rasa untuk memprotes kenaikan harga minyak. 

TRIBUNJABAR, PARIS - Massa rompi kuning masih terus melakukan aksi protes di Paris, Perancis, dalam beberapa pekan terakhir.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, beberapa objek pariwisata di Paris akan ditutup pihak berwenang menyusul kekerasan yang terjadi selama aksi protes massa rompi kuning tersebut.

Objek-objek yang ditutup di antaranya adalah Menara Eiffel, Museum Louvre, dan pertokoan di Champs-Elysees.


Dilansir Kompas.com dari AFP, Kamis (6/12/2018), pemerintah kewalahan untuk mencegah insiden pada Sabtu lalu karena terjadi pembakaran mobil dan pertempuran jalanan antara pemrotes dengan polisi.

Massa dengan menggunakan rompi kuning menggelar aksi protes karena meningkatnya biaya hidup akibat pajak tinggi.

Seorang pejabat kementerian dalam negeri mengatakan, pihak berwenang akan mengantisipasi kekerasan yang signifikan pada Sabtu mendatang.

Pengunjuk rasa berencana berkumpul di ibu kota lagi sehingga muncul kekhawatiran adanya kerusuhan dan penjarahan seperti pekan lalu.

Purwakarta Diprediksi Hujan Hari Ini, Jangan Lupa Siapkan Payung atau Jas Hujan ya

Perdana Menteri Perancis Edouard Philippe mengatakan, 8.000 polisi akan dikerahkan di Paris bersama dengan belasan kendaraan lapis baja.

Di seluruh negeri, sekitar 89.000 polisi akan dimobilisasi. Jumlah itu meningkat dari pengamanan akhir pekan lalu dengan polisi berjumlah 65.000 personel.
Pertokoan dan bisnis di dekat Champ-Elysees diimbau menutup pintu, melindungi jendela-jendela yang terbuka, dan menarik semua perabotan di luar ruangan.

Namun, langkah tersebut akan mengurangi pendapatan ribuan euro karena turis dan penduduk lokal tetap akan berlibur pada akhir pekan.

Selain toko ditutup, satu pertandingan sepak bola yang melibatkan Paris Saint-Germain yang dijadwalkan pada Sabtu bahkan harus ditunda.

Warga Bandung, Mau Perpanjang SIM di Hari Libur? Datangi Saja Layanan SIM Keliling di Sini

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved