Selasa, 28 April 2026

Ajudan MBS Ini Dituduh Ikut Siksa Aktivis Perempuan Arab Saudi di Dalam Penjara

Salah seorang ajudan Pangeran Mohammed bin Salman dituduh menghawasi proses penyiksaan salah seorang aktivis perempuan Arab Saudi

Editor: Dedy Herdiana
iStock/hindustantime.com
Ilustrasi: Perempuan di dalam penjara 

TRIBUNJABAR.ID, RIYADH - Salah seorang ajudan Pangeran Mohammed bin Salman dituduh menghawasi proses penyiksaan salah seorang aktivis perempuan Arab Saudi yang ditahan awal tahun ini.

Dikutip Tribun Jabar dari Kompas.com, situs berita Middle East Eye mengutip kantor berita Reuters yang pada Kamus (6/12/2018) menurunkan laporannya.

Kantor berita Reuters yang mengutip dua sumber yang dekat dengan masalah ini mengabarkan, Saud al-Qahtani hadir dalam proses penyiksaan di salah satu penjara di Arab Saudi.

Seorang sumber mengatakan, enam orang pria memerintahkan agar perempuan itu bersama tiga orang lainnya disiksa di sebuah lokasi di kota Jeddah antara Mei dan Agustus lalu.

Reuters menambahkan, keenam pria yang terlibat dalam penyiksaan ini sebenarnya tidak bertugas untuk memeriksa aktivis perempuan itu.

Keenam orang tersebut sebenarnya adalah anggota Federasi Keamanan Siber, Pemrograman, dan Drones Arab Saudi. Badan ini diketuai Saud al-Qahtani.

Kedua sumber yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, Al-Qahtani berada di dalam ruangan pemeriksaan.

Sementara satu dari keempat tahanan itu menjalani penyiksaan.

Usai Dengar Laporan CIA, Anggota Senat Amerika Serikat Sebut MBS Gila dan Berbahaya

Presiden Turki Kritik Langsung MBS di KTT G20, Desak Arab Saudi Ekstradisi Tersangka Kasus Khashoggi

Saud al-Qahtani adalah penasihat Pangeran MBS yang belum lama ini dipecat dari jabatannya karena dituduh terlibat dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Dia juga menjadi satu dari belasan warga Saudi yang terkena sanksi dari AS dan Kanada juga terkait pembunuhan Khashoggi.

Sumber itu juga menyebutkan tak bisa menghubungi Al-Qahtani sejak dia dipecat dari jabatannya.

Namun, seorang pejabat Saudi mengatakan, tuduhan terhadap Al-Qahtani tak bisa dibuktikan kebenarannya.

"Para tahanan ditahan berdasarkan tuduhan terkait membahayakan keamanan dan stabilitas negara," ujar pejabat itu.

Pejabat tersebut menambahkan, selama ditahan para aktivis itu diperlakukan dengan baik.

Mereka juga mendapatkan jaminan kesehatan, kunjungan keluarga, dan hak mendapatkan pembelaan hukum.

Namun, pernytaan ini diragukan Amnesti Internasional yang bulan lalu melaporkan adanya penyiksaan terhadap para aktivis HAM di Arab Saudi.

Amnesti Internasional, yang mengutip sejumlah kesaksian, menyebut bahwa penyiksaan itu dilakukan di penjara Dhahban, Jeddah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penasihat MBS Disebut Ikut Siksa Aktivis Perempuan Arab Saudi"

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved