Helikopter dan Pesawat Diterjunkan untuk Evakuasi Jenazah 31 Orang yang Dibunuh KBB di Nduga

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menyebut aksi pembantaian terhadap 31 pekerja PT Istaka Karya di Kabupaten Nduga

Helikopter dan Pesawat Diterjunkan untuk Evakuasi Jenazah 31 Orang yang Dibunuh KBB di Nduga
TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, memastikan kondisi 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dalam kondisi sehat hingga saat ini di Sekolah Calon Perwira (Secapa) AD, Jalan Hegarmenah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (11/4/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menyebut aksi pembantaian terhadap 31 pekerja PT Istaka Karya di Kabupaten Nduga, Papua, didalangi oleh kelompok sparatis Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Ryamizard menegaskan, TNI sudah mengidentifikasi jaringan pelaku tersebut. "Oh iyalah, sudah  (teridentifikasi), kalau begitu OPM," kata Ryamizard di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (4/12/2018).

Ryamizard menegaskan, Kelompok Kriminal Bersenjata yang melakukan pembantaian massal tersebut diduga kuat adalah OPM.

Hal itu terlihat dari jenis kekejaman yang mereka lakukan yang menggunakan senjata. "Masa orang biasa nembak-nembak? OPM-lah," tegasnya.

Menhan Ryamizard menambahkan peristiwa keji tersebut merupakan tanggung-jawab semua pihak, termasuk dirinya dan menyangkut pula isu pertahanan dan keamanan nasional.

"Saya sebagai menteri pertahanan juga harus tanggung jawab. Tanggung jawab besar juga bukan presiden, tentara saja. Saya harus tanggung jawab," kata Ryamizard.

"Tanggung jawab saya kenapa? Saya tidak merinci apa yang harus dilakukan polisi dengan tentara," sambungnya.

Ryamizard menyatakan pihaknya telah menerjunkan helikopter dan pesawat untuk melakukan upaya evakuasi jenazah korban. 

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved