Uji Coba Rudal Iran Dibahas dalam Rapat Tertutup Dewan Keamanan PBB

Dewan Keamanan PBB akan menggelar rapat tertutup pada Selasa (4/12/2018), guna membahas uji coba rudal jarak menengah

Uji Coba Rudal Iran Dibahas dalam Rapat Tertutup Dewan Keamanan PBB
Thinkstock /Kompas.com
Ilustrasi Rudal Balistik atau rudal antar benua dengan jarak terbatas. 

TRIBJUNJABAR.ID, NEW YORK - Dewan Keamanan PBB akan menggelar rapat tertutup pada Selasa (4/12/2018), guna membahas uji coba rudal jarak menengah yang dikabarkan dilakukan Iran pada akhir pekan lalu.

Dikutip Tribun Jabar dari Kompas.com, pertemuan antaranggota Dewan Keamanan PBB tersebut atas permintaan dari Inggris dan Perancis, yang menyebut uji coba rudal Iran telah melanggar resolusi PBB 2231 yang mengesahkan Kesepakatan Nuklir 2015.

Kementerian Luar Negeri Perancis mengaku prihatin dengan langkah Iran menggelar uji coba rudal yang digambarkan sebagai tindakah provokatif dan mengganggu stabilitas, serta telah melanggar resolusi.

Pendapat senada disampaikan Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt, yang menyebut uji coba rudal Iran selain provokatif juga mengancam dan tidak konsisten dengan resolusi yang ada.

Inggris bersikeras bahwa uji coba rudal Iran harus dihentikan. Demikian dilansir dari AFP.

Sebelumnya dikabarkan, Iran telah menggelar uji coba rudalnya pada Sabtu (1/12/2018).

Cuekin Tuduhan Amerika Serikat, Iran Tetap Lakukan Uji Coba Peluru Kendali Antar Benua

Iran Ancam Amerika Serikat, Rudalnya Bisa Serang Pangkalan AS di Kawasan Teluk

Juru bicara angkatan bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi tidak membantah maupun mengkonfirmasi kabar uji coba rudal tersebut.

Namun pihaknya menegaskan, uji coba rudal dilakukan dengan maksud membangun pertahanan negara dan tidak melanggar kerangka perundingan nuklir yang telah disepakati Iran.

"Kami akan terus mengembangkan dan melakukan uji coba rudal. Ini di luar kerangka perundingan (nuklir) dan lebih sebagai bagian dari keamanan nasional kami," ujarnya.

Namun pendapat berbeda disampaikan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yang mengatakan uji coba rudal balistik jarak menengah telah melanggar resolusi PBB.

Menurut Pompeo, uji coba rudal yang memiliki kemampuan membawa hulu ledak ganda dan mempunyai jangkauan hingga Eropa dan Timur Tengah telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB 2231.

Dalam Kesepakatan Nuklir 2015, salah satu poinnya menyebut Iran diminta tidak melakukan aktivitas apa pun yang berkaitan dengan rudal balistik.

Namun, AS sebagai salah satu penanda tangan kesepakatan tersebut telah memutuskan untuk keluar pada Mei lalu dan kembali menjatuhkan sanksi kepada Iran.

Selain AS dan Iran, negara penanda tangan Kesepakatan Nuklir 2015 adalah China, Jerman, Perancis, dan Rusia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dewan Keamanan PBB Gelar Rapat Tertutup Bahas Uji Coba Rudal Iran"

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved