Presiden Turki Kritik Langsung MBS di KTT G20, Desak Arab Saudi Ekstradisi Tersangka Kasus Khashoggi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali mendesak kepada pemerintah Arab Saudi agar mau mengekstradisi para tersangka pembunuhan Jamal Khashoggi.

haaretz.com
Recep Tayyip Erdogan 

TRIBUNJABAR.ID, BUENOS AIRES - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali mendesak kepada pemerintah Arab Saudi agar mau mengekstradisi para tersangka pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Erdogan yang hadir di pertemuan KTT G20 di Buenos Aires, untuk pertama kalinya menyampaikan kritikannya secara langsung kepada Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Melansir dari AFP, Pemerintah Kerajaan Saudi telah mengumumkan menahan 21 orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan Khashoggi dan berjanji akan menyelidiki hingga kasus tersebut, serta menghukum semua yang terlibat.

Namun demikian, Erdogan tetap mengharap para tersangka dapat diadili di Istanbul, tempat terjadinya pembunuhan.

"Sangat penting bahwa orang-orang ini diadili di Turki, untuk menghilangkan setiap keraguan yang mungkin muncul di komunitas internasional," kata Erdogan kepada wartawan di Buenos Aires.

"Siapa pun yang telah memerintahkan dan melaksanakan kejahatan kejam ini harus segera ditemukan. Kecuali seluruh pelakunya diketahui, seluruh dunia dan komunitas Islam tidak akan puas," tambahnya.

Erdogan mengatakan, Saudi telah menolak untuk membantu jaksa Turki dengan informasi tentang keberadaan tubuh Khashoggi maupun identitas komplotan yang telah membantu para pelaku pembunuhan yang berkunjung ke Istanbul.

Sebaliknya, Ankara yang mengklaim memiliki bukti dokumentasi detik-detik terakhir menjelang terbunuhnya Khashoggi, telah membagikan rekaman tersebut kepada semua negara yang memintanya, termasuk Amerika Serikat dan Arab Saudi.

Media Asing Paparkan Dokumen Rahasia CIA soal Kasus Khashoggi, Pesan MBS Disadap, Diduga Terlibat

Jusuf Kalla Bertemu Putra Mahkota Arab Saudi, Bahas Kasus Jamal Khashoggi, Begini Keterangannya

Erdogan menambahkan, selama pertemuan puncak G20, hanya satu pemimpin negara yang menyuarakan kasus pembunuhan Khashoggi, yakni Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

Erdogan mengatakan, dia sendiri tidak mengungkit kasus itu hingga menjelang berakhirnya sesi pertemuan.

Sementara Presiden Perancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Theresa May mengaku membahas masalah Khashoggi dalam pertemuan empat mata mereka dengan MBS, julukan putra mahkota Saudi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bertemu Langsung dengan MBS, Erdogan Desak Saudi Ekstradisi Pembunuh Khashoggi"


Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved