Atasi Masalah Kekurangan Air di Musim Kemarau dengan Menanam Bambu

Bambu merupakan tanaman istimewa. Pasalnya, dari rumpun-rumpun bambu itu bisa mengikat air di dalam tanah.

Atasi Masalah Kekurangan Air di Musim Kemarau dengan Menanam Bambu
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Ilustrasi rumpun bambu 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pembangunan yang sporadis di kawasan utara Bandung, termasuk kawasan patahan Lembang, membuat daerah tangkapan air semakin menyempit. Akibatnya, banjir kerap menerjang Bandung melalui luapan sungai-sungainya.

Membudayakan penanaman bambu di kawasan utara Bandung pun menjadi salah satu solusi meningkatkan daya resap air sekaligus menangani berbagai masalah ekosistem dan lingkungan hidup di kawasan utara Bandung tersebut.

Koordinator Citarum Akademi, Mas Tok, mengatakan pihaknya pun membuat gerakan penghijauan kembali kawasan utara Bandung dengan cara menanam berbagai varietas tanaman bambu. Hal ini sengaja melibatkan generasi muda, sebagai upaya regenerasi.


Citarum Akademi, wadah yang beranggotakan mahasiswa dari enam perguruan tinggi asal Bandung ini, terus membuka kesempatan agar jumlah relawan lingkungan bertambah. Mereka berkumpul untuk melestarikan lingkungan di Bandung.

"Kami juga sengaja mengajak anak-anak muda itu masuk ke hutan dan menanam bambu. Diharapkan, mereka bisa merasakan bagaimana memelihara air dari hulu hingga hilir," ujar Mas Tok di Hutan Penelitian Arcamanik, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Sabtu (1/12/2018).

Mas Tok mengatakan, pihaknya menanam bambu di wilayah patahan Lembang tersebut sejak dua belas tahun lalu. Kini, 28 varietas rumpun bambu yang ditanamnya bersama masyarakat sekitar bisa tumbuh baik.

Warga Saksikan Bagaimana Tahir Diseret Buaya ke Dalam Air, Jasadnya Ditemukan Dua Hari Kemudian

Kebanyakan bambu yang ditanam adalah asal Pulau Jawa, bambu endemik Jabar, dendrocalamus asper atau betung, dan spesies bambu langka lain.

Istimewanya, dampak dari penanaman tersebut, masyarakat sekitar tidak pernah kekurangan air walau pada musim kemarau sekali pun.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved