Indonesia Istimewakan Cina? Luhut Angkat Bicara: Kita Mesra dengan Siapa Saja yang Bawa Duit

Indonesia dianggap 'menganak emaskan' Cina dibandingan negara-negara lain dalam urusan kerjasama. Luhut Binsar Panjaitan pun angkat biacara

Indonesia Istimewakan Cina? Luhut Angkat Bicara: Kita Mesra dengan Siapa Saja yang Bawa Duit
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, di Hotel Ritz Calton, Jakarta Selatan, Senin (19/3/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Indonesia dianggap 'menganak emaskan' Cina dibandingan negara-negara lain dalam urusan kerjasama.

Banyak proyek di Indonesia yang bekerjasama dengan Cina, di antaranya proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Apakah betul Indonesia sangat bergantung investasi dari Cina?

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan akhirnya angkat biacara soal anggapan Indonesia mengistimewakan Cina dibanding negara lain.

Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Pemerintah Indonesia terbuka bagi negara manapun yang ingin berinvestasi di dalam negeri.

Hal ini dilontarkan Luhut Binsar Panjaitan untuk menanggapi kabar yang menyatakan Indonesia mempunyai hubungan yang ‘mesra’ dengan China.

Menurut Luhut Indonesia tak memiliki ketergantungan kepada satu negara.

Nih Cara Ngintip Last Seen WhatsApp yang Dimatikan, Bakal Ketahuan Kapan Dia Online

“Mengenai Cina, saya ingin garis bawahi, katanya kita lagi mesra sama Cina. Kita mesra sama siapa saja yang bawa duit ke Indonesia,” ujar Luhut di kantornya, Jakarta, Jumat (30/11/2018).

Luhut menjelaskan, pemerintah memiliki empat syarat bagi negara yang ingin berinvestasi.

Pertama, teknologi yang dibawa suatu negara ke Indonesia harus ramah lingkungan.

Halaman
12
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved